Kamis, Januari 29, 2009

Teruntuk Wanita




Mendukung pria layaknya tulang rusuk yang melindungi setiap tubuh.

Wanita diciptakan BUKAN dari kaki pria, agar mereka dapat menginjak-injak
wanita; BUKAN pula diciptakan dari kepala, supaya wanita dapat menginjak-injak pria

Tapi, wanita diciptakan, dari sisi rusuk pria, berdiri bersanding, dekat
dengan dada dan hatinya, agar selalu dicintai, dekat dengan tangannya, supaya dapat selalu dilindungi.

Saat Ku-ciptakan bumi dan seisinya, Aku menciptakan semuanya agar dapat menjadi benda-benda yang berguna. Dan saat Ku-ciptakan manusia, Ku-bangun badannya, dan Ku-tiupkan nafas kehidupan di dalamnya.

Namun, saat Ku-ciptakan wanita, Ku-hias dengan indah setelah Ku-tiupkan nafas kehidupan dalam raga-nya. Sebab, hidung wanita begitu halus, begitu indah. Ku-biarkan pria tertidur saat Ku-ciptakan wanita, sebab, dengan begitu Aku dapat dengan lebih lama dan lebih menyempurnakan ciptaan-Ku ini.

Dari sepotong tulang itu Ku-ciptakan wanita. Ku-pilih tulang yang paling
baik, yang dikenal sebagai tulang yang paling dapat melindungi manusia. Ku-pilihkan tulang rusuk, yang melindungi hati dan jantung. Ku-pilihkan tulang yang selalu dapat diandalkan kekuatannya. Di sekeliling tulang rusuk ini, Ku-haluskan setiap sisinya, Ku-rapihkan, Ku-sempurnakan dengan keindahan.

Layaknya tulang rusuk, selain kuat, sesungguhnya wanita juga halus dan rapuh. Wanita melindungi bagian yang paling lemah dari manusia, yaitu hati dan jantung. Hati adalah organ utama yang dimiliki setiap manusia. Dan jantung memberikan nyawa bagi kehidupan. Tulang rusuk, akan membiarkan dirinya terkoyak, sebelum ada yang mampu melukai hati. Dari semua mahluk hidup, wanitalah yang memiliki hampir semua sifat-sifat-Ku.

Saat Adam, memohon kepada-Ku, ia tampak sedang kesepian. Adam tak mampu melihat, dan menyentuh-Ku. Adam hanya dapat merasakan kehadiran-Ku. Maka, Aku ingin ada seseorang yang mampu menjadi pendampingnya, yang memiliki, kesucian-Ku, kekuatan-Ku, kehalusan-Ku, rahmat-Ku, dan dukungan-Ku. Dan kuciptakan wanita.

Kalian semua, umat manusia, adalah ciptaanku yang terpilih. Manusia, menggambarkan kekuasaan-Ku. Jadi, perlakukan lah dengan benar. Saling mencintai, saling mengasihi, rawatlah rahmat-Ku ini dengan baik. Pria, berikanlah yang terbaik darimu untuk wanita. Sebab, saat pria melukai perasaan wanita, sebenarnya, itu juga akan melukai-Ku. Jangan pernah melukai hatinya.