Kamis, April 30, 2009

Batu, Kerikil dan Pasir


Batu, Kerikil dan Pasir

Seorang profesor filsafat ketika sedang memberikan kuliah mengeluarkan sebuah botol mayones yang sudah kosong. Kemudian ia mengeluarkan beberapa batu yang kemudian diisikannya ke botol itu. Ketika sudah dua batu diisikan, sudah tak ada tempat lagi bagi batu ketiga. Ia bertanya pada mahasiswanya apakah botol itu sudah penuh? Mahasiwanya mengiyakan. Kemudian ia mengambil kerikil kecil. Dimasukkannya kerikil itu ke botol dan botol itu dikocok-kocoknya. Kerikil-kerikil itu akhirnya masuk bergulir memenuhi ruang di antara batu-batu itu. Sekali lagi ia bertanya apakah botol itu penuh? Mahasiswanya menjawab ya. Lalu profesor itu mengambil pasir dan menuangkannya ke botol. Setelah botol itu diguncang-guncangkan beberapa kali, pasir itu masuk mengisi ruang yang masih tersisa memenuhi botol.


Botol ini mengibaratkan hidup Anda. Batu-batu ini adalah hal-hal yang paling penting dalam hidup kamu yaitu , keluarga, kesehatan, anak-anak Anda. Kerikil-kerikil ini adalah hal-hal lain yang juga penting dalam hidup Anda, misalnya pekerjaan, pengetahuan, ketrampilan Anda. Pasir adalah hal-hal lain seperti hobby dan kesenangan Anda. Bila Anda memasukkan kerikil dan pasir terlebih dahulu maka tak ada ruang lagi buat batu.

Begitu juga dengan hidup Anda. Bila Anda mencurahkan seluruh energi dan waktu Anda untuk hal-hal yang kecil, materi, kedudukan, kesenangan, maka Anda tak mempunyai ruang lagi untuk hal yang benar-benar penting dalam hidup Anda.

Berikan prioritas pada hal yang terpenting. Beri perhatian pada isteri atau suami dan anak-anak Anda. Dan jangan lupa berikan pula waktu bagi Dia yang memelihara Anda.

Jangan khawatir Anda akan tetap punya waktu untuk pekerjaan dan kesenangan Anda, karena hal-hal itu hanyalah kerikil dan pasir saja.

***

Sahabatku, apakah batu-batu kita sudah kita prioritaskan dalam kehidupan kita? Sebagai seorang Muslim tentunya batu bukan sekedar keluarga, kesehatan dan anak-anak anda. Akan tetapi kewajiban kita sebagai hamba haruslah kita prioritaskan terlebih dahulu.

Mendidik keluarga agar lebih mendekat kepada Allah, menjadikan rumah bukan seperti kuburan yang tidak ada didalamnya bacaan Al Quran. Menjaga akhlak berumah tangga dan bertetangga....

Subhanallah, ketika kita Istiqomah dijalan-Nya, dan menjadikan sunnah-sunnah Rosul sebagai batu yang kita prioritaskan untuk diletakkan dalam kehidupan kita, Saya yakin, kebahagiaan dzahir dan batin akan kita dapatkan. Insya Allah....

Rabu, April 29, 2009

Rasa Sebuah Ketulusan.


Rasa Sebuah Ketulusan.


Seorang teman karib menghampiri meja kerja anda, dan memungut sebatang pensil yang patah. Pintanya, "Boleh aku pinjam ini?" Anda yang sibuk hanya menengok sekelebat dan berkata, "Ambil saja." Setelah itu anda lupa akan kejadian itu selamanya. Padahal bagi teman anda, pensil patah itu amat berharga demi pengerjaan tugasnya.

Tahukah anda bagaimana "rasa" sebuah ketulusan? Setiap dari kita pasti pernah memberikan sesuatu dengan setulus murni. Namun, tidak banyak yang mampu memahaminya. Karena ketulusan bukanlah rasa, apalagi untuk dirasa-rasakan. Ketulusan adalah rasa yang tak terasa, sebagaimana anda menyilakan teman dekat anda mengambil pensil patah anda.

Tiada setitik pun keberatan. Tiada setitik pun permintaan terima kasih. Tiada setitik pun rasa berjasa. Semuanya lenyap dalam ketulusan. Sayangnya tidak mudah bagi kita untuk memandang dunia ini seperti pensil patah itu. Sehingga selalu ada rasa keberatan atau berjasa saat kita saling berbagi.

Sayangnya tidak mudah juga untuk bersibuk- sibuk pada keadaan diri sendiri, sehingga pensil patah pun tampak bagai pena emas. Jangan ingat-ingat perbuatan baik anda. Kebaikan yang anda letakkan dalam ingatan bagaikan debu yang tertiup angin.

Selasa, April 28, 2009

Hati-Hati dengan Bahaya Plastik! Pelajari Sebelum Terlambat.


Bisphenol A List

Sudah banyak orang yang memberi peringatan, rumor, gosip bahkan artikel majalah tentang bahaya plastik. Tetapi tetap saja hanya segelintir orang yang menggubris, peduli atau sampai meneliti lebih lanjut.

Plastik adalah salah satu bahan yang dapat kita temui di hampir setiap barang. Mulai dari botol minum, TV, kulkas, pipa pralon, plastik laminating, gigi palsu, compact disk (CD), kutex (pembersih kuku), mobil, mesin, alat-alat militer hingga pestisida. Oleh karena itu kita bisa hampir dipastikan pernah menggunakan dan memiliki barang-barang yang mengandung Bisphenol-A. Salah satu barang yang memakai plastik dan mengandung Bisphenol A adalah industri makanan dan minuman sebagai tempat penyimpan makanan, plastik penutup makanan, botol air mineral, dan botol bayi walaupun sekarang sudah ada botol bayi dan penyimpan makanan yang tidak mengandung Bisphenol A sehingga aman untuk dipakai makan. Satu tes membuktikan 95% orang pernah memakai barang mengandung Bisphenol-A.

Plastik dipakai karena ringan, tidak mudah pecah, dan murah. Akan tetapi plastik juga beresiko terhadap lingkungan dan kesehatan keluarga kita. Oleh karena itu kita harus mengerti plastik-plastik yang aman untuk kita pakai.

Apakah arti dari simbol-simbol yang kita temui pada berbagai produk plastik?

1-PETE#1. PETE atau PET (polyethylene terephthalate) biasa dipakai untuk botol plastik yang jernih/transparan/tembus pandang seperti botol air mineral, botol jus, dan hampir semua botol minuman lainnya. Boto-botol dengan bahan #1 dan #2 direkomendasikan hanya untuk sekali pakai. Jangan pakai untuk air hangat apalagi panas. Buang botol yang sudah lama atau terlihat baret-baret.

2-HDPE#2. HDPE (high density polyethylene) biasa dipakai untuk botol susu yang berwarna putih susu. Sama seperti #1 PET, #2 juga direkomendasikan hanya untuk sekali pemakaian.

3-V#3. V atau PVC (polyvinyl chloride) adalah plastik yang paling sulit di daur ulang. Plastik ini bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap), dan botol-botol. Kandungan dari PVC yaitu DEHA yang terdapat pada plastik pembungkus dapat bocor dan masuk ke makanan berminyak bila dipanaskan. PVC berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan.

4-LDPE#4. LDPE (low density polyethylene) biasa dipakai untuk tempat makanan dan botol-botol yang lembek. Barang-barang dengan kode #4 dapat di daur ulang dan baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat. Barang dengan #4 bisa dibilang tidak dapat di hancurkan tetapi tetap baik untuk tempat makanan.

5-PP#5. PP (polypropylene) adalah pilihan terbaik untuk bahan plastik terutama untuk yang berhubungan dengan makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi. Karakteristik adalah biasa botol transparan yang tidak jernih atau berawan. Cari simbol ini bila membeli barang berbahan plastik.

6-PS#6. PS (polystyrene) biasa dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam, tempat minum sekali pakai, dll. Bahan Polystyrene bisa membocorkan bahan styrine ke dalam makanan ketika makanan tersebut bersentuhan. Bahan Styrine berbahaya untuk otak dan sistem syaraf. Selain tempat makanan, styrine juga bisa didapatkan dari asap rokok, asap kendaraan dan bahan konstruksi gedung. Bahan ini harus dihindari dan banyak negara bagian di Amerika sudah melarang pemakaian tempat makanan berbahan styrofoam termasuk negara China.

7-other#7. Other (biasanya polycarbonate) bisa didapatkan di tempat makanan dan minuman seperti botol minum olahraga. Polycarbonate bisa mengeluarkan bahan utamanya yaitu Bisphenol-A ke dalam makanan dan minuman yang berpotensi merusak sistem hormon. Hindari bahan plastik Polycarbonate.

Masih banyak sekali barang plastik yang tidak mencantumkan simbol-simbol ini, terutama barang plastik buatan lokal di Indonesia. Oleh karena itu, kalau anda ragu lebih baik tidak membeli. Kalaupun barang bersimbol lebih mahal, harga tersebut lebih berharga dibandingkan kesehatan keluarga kita.

Pada akhirnya. Hindari penggunaan plastik apapun di Microwave. Gunakan bahan keramik, gelas atau pyrex sebagai gantinya.

Hindari juga membuang sampah plastik terutama yang mengandung Bisphenol-A sembarangan karena bahan tersebut pun bisa mencemari air tanah yang pada akhirnya pun bisa mencemari air minum banyak orang.

Semoga informasi ini bermanfaat.


Sumber : http://akuinginhijau.org/2008/03/16/hati-hati-dengan-bahaya-plastik-pelajari-sebelum-terlambat/

Senin, April 27, 2009

Kebiasaan


Kebiasaan

Disuatu sore Ayah mengajak anak remajanya yang agak nakal dan mempunyai kebiasaan-kebiasaan buruk untuk berjalan-jalan dihutan sekitar perkebunan mereka. "Engkau melihat pohon itu? Cobalah engkau mencabutnya," kata sang Ayah sambil menunujuk pada salah satu pohon kecil dipinggir hutan.

Dengan segera anak remaja itu berlari dengan satu tangan saja mencabut pohon kecil itu. Mereka terus berjalan dan kali ini sang ayah menunjuk sebuah sebuah pohon yang sudah agak besar . "Sekarang coba cabut pohon itu. Dengan segera pula si anak remaja mencabut pohon itu, tetapi kali ini tidak dengan satu tangan. Ia harus mencabutnya dengan kedua tangannya.

Setelah berjalan beberapa langkah lagi sang Ayah menunjuk sebuah pohon cemara yang cukup besar. "Sekarang Ayah mau engkau mencabut pohon itu." Dengan kaget anak remaja itu menjawab, "Yang benar saja Ayah, itu kan besar dengan seluruh kekuatanku pun aku tak dapat mencabutnya. Pohon itu hanya dapat ditebang dengan Buldozer.”

"Benar katamu," jawab sang Ayah. Mereka kemudian duduk berdua dipinggir Hutan. "Sekarang dengar," kata sang Ayah memulai pelajarannya. Sesuatu yang belum terlalu lama dibiarkan, masih bisa dihilangkan dengan mudah. Seperti ketika engkau mencabut pohon kecil tadi dengan satu tanganmu. Tetapi kebiasaan yang sudah agak lama dibiarkan, masih bisa dihilangkan tetapi dengan usaha dan kerja keras, seperti ketika engkau mencabut pohon kedua dengan kedua tanganmu.

Sedangkan kebiasaan yang sudah mendarah daging karena sudah dibiasakan dan dipelihara, akan sangat sulit menghilangkannya kecuali dengan pertolongan Allah Swt. Maka belajarlah segera membuang hal-hal yang tidak berkenan kepada Allah dan jangan membiasakan dirimu melakukan kebiasaan-kebiasaan yang tidak baik.

***

Sahabatku, banyak hal yang merupakan kebiasaan buruk. Kita tahu hal itu tidak benar tetapi kita membiasakan diri melakukannya tanpa merasa berdosa. Kita tahu hal itu tidak benar tetapi kita membiasakan diri melakukannya tanpa merasa berdosa.

Kebohongan, ketidakjujuran, kesombongan, kedengkian, kemalasan, perselisihan, judi, mabuk-mabukan, perzinahan dan lain-lain. Semakin lama kebiasaan itu akan tumbuh dengan suburnya sehingga kita sulit menghilangkannya.

Hanya anda saja yang tahu kebiasaan buruk apa yang sedang Anda biarkan bertumbuh didalam dirimu saat ini. Jangan biarkan sampai berakar. Sebaliknya, biasakanlah diri Anda melakukan kebiasaan-kebiasaan yang baik, yang terpuji dan yang manis dihadapan Allah. Jika anda membiasakan diri dengan hal-hal ini, maka Anda akan melihat betapa itu akan bertumbuh dengan subur, berakar dengan kuat dan berbuah lebat.

Sabtu, April 25, 2009

Pengemis


Pengemis

Pada suatu hari sepasang suami isteri sedang makan bersama di rumahnya. Tiba-tiba pintu rumahnya diketuk seorang pengemis. Melihat keadaan pengemis itu, si isteri merasa terharu dan dia bermaksud hendak memberikan sesuatu. Tetapi sebelumnya sebagai seorang wanita yang shalihat dan patuh kepada suaminya, dia meminta izin terlebih dahulu kepada suaminya, "Wahai Suamiku, bolehkah aku memberi makanan kepada pengemis itu ?".


Rupanya suaminya memiliki karakter berbeda dengan wanita itu. Dengan suara lantang dan kasar menjawab, "Tidak usah! usir saja dia, dan tutup kembali pintunya!" Si isteri terpaksa tidak memberikan apa-apa kepada pengemis tadi sehingga dia berlalu dengan kecewa.

Pada suatu hari yang naas, perdagangan leleki itu jatuh bangkrut. Kekayaannya habis dan ia menderita banyak hutang. Selain itu, karena ketidakcocokan sifat dengan isterinya, rumah tangganya menjadi berantakan sehingga terjadilah perceraian

Tidak lama sesudah masa iddahnya bekas isteri yang pailit itu menikah lagi dengan seorang pedagang dikota dan hidup berbahagia.

Pada suatu ketika wanita itu sedang makan dengan suaminya (yang baru),tiba-tiba ia mendengar pintu rumahnya diketuk orang. Setelah pintunya dibuka ternyata tamu tak diundang itu adalah seorang pengemis yang sangat mengharukan hati wanita itu. Maka wanita itu berkata kepada suaminya,"Wahai suamiku, bolehkah aku memberikan sesuatu kepada pengemis ini?". Suaminya menjawab, "Berikan makan pengemis itu!".

Setelah memberi makanan kepada pengemis itu isterinya masuk kedalam rumah sambil menangis. Suaminya dengan perasaan heran bertanya kepadanya,"Mengapa engkau menangis? apakah engakau menangis karena aku menyuruhmu memberikan daging ayam kepada pengemis itu?".

Wanita itu menggeleng halus, lalu berkata dengan nada sedih, "Wahai suamiku, aku sedih dengan perjalanan taqdir yang sungguh menakjubkan hatiku. Tahukah engakau siapa pengemis yang ada diluar itu ?............ Dia adalah suamiku yang pertama dulu."

Mendengar keterangan isterinya demikian, sang suami sedikit terkejut,tapi segera ia balik bertanya, "Dan, tahukah engkau siapa aku yang kini menjadi suamimu ini?.................. Aku adalah pengemis yang dulu diusirnya!".


***

Sahabatku, kehidupan ini adalah bagaikan roda, terkadang posisi kita diatas, terkadang posisi kita di bawah. Jadi, janganlah terlena ketika posisi kita diatas, sehingga tanpa sadar kita sombong dan merendahkan orang-orang dibawah kita. Karena siapa tahu, orang yang kita rendahkan tersebut suatu saat akan diatas kita. Dan sebaliknya janganlah engkau merasa minder dan takut, ketika posisi kita dibawah, karena siapa tahu suatu saat kita akan diatasnya.

Allah tidaklah memandang hamba-Nya sesuai gelar, pangkat, jabatan yang kita sandang, akan tetapi Allah memandang hamba-Nya sesuai dengan tingkat ketaqwaannya.
Wallahua’lam....

Jumat, April 24, 2009

Lirik Nasyid "Antara Mata dan Hati"


Antara Mata dan Hati
(karya : hijjaz, nasyid : Aa Gym and team)

Bila melihat alam yang indah ini
Tidak terasa kebesaran Allah
Bila mendapat musibah lupa dirinya hamba
Nikmat yang datang tiada rasa darinya

Sepatutnya rasa malu kepadanya
Karena anugerahnya kepada kita
Membuat dosa rasa kekesalannya

Buta hati lebih berbahaya
Buta mata tidak tampak dunia
Buta hati tidak tampak kebenaran
Buta hati ditipu nafsu dan syaitan

Bahkan dilupakan saja
Semua orang rasa bangga dengan dosa
Bila menyebut neraka
Tidak terasa akan gerunnya

Bila menyebut syurga
Tidak terasa akan nikmatnya
Itu menunjukkan
Jiwa kita mati atau buta

***

Download Nasyid : Klik Disini

Rabu, April 22, 2009

Arloji


Arloji


Seorang tukang kayu. Suatu saat ketika sedang bekerja, secara tak disengaja arlojinya terjatuh dan terbenam di antara tingginya tumpukan serbuk kayu. Arloji itu adalah sebuah hadiah dan telah dipakainya cukup lama. Ia amat mencintai arloji tersebut. Karenanya ia berusaha sedapat mungkin untuk menemukan kembali arlojinya. Sambil mengeluh mempersalahkan keteledoran diri sendiri si tukang kayu itu membongkar tumpukan serbuk yang tinggi itu. Teman-teman karyawan yang lain juga turut membantu mencarinya. Namun sia-sia saja. Arloji kesayangan itu tetap tak ditemukan.

Tibalah saat makan siang. Para pekerja serta pemilik arloji tersebut dengan semangat yang lesu meninggalkan bengkel kayu tersebut. Saat itu seorang anak yang sejak tadi memperhatikan mereka mencari arloji itu, datang mendekati tumpukan serbuk kayu tersebut. Ia menjongkok dan mencari. Tak berapa lama berselang ia telah menemukan kembali arloji kesayangan si tukang kayu tersebut. Tentu si tukang kayu itu amat gembira. Namun ia juga heran, karena sebelumnya banyak orang telah membongkar tumpukan serbuk namun sia-sia. Kini cuman dia seorang diri saja, dan berhasil menemukan arloji itu.

'Bagaimana caranya engkau mencari arloji ini?' Tanya si tukang kayu.

'Saya hanya duduk secara tenang di lantai. Dalam keheningan itu saya bisa mendengar bunyi 'to-tak, tok-tak'.

Dengan itu saya tahu di mana arloji itu berada.' Anak itu menjawab.

***

Sahabatku, tahukah engkau bahwa problema yang kita hadapi akan berkurang seperempat hanya dengan membiarkan diri duduk secara tenang?

Keheningan adalah pekerjaan rumah yang paling sulit diselesaikan selama hidup. Sering secara tidak sadar kita terjerumus dalam seribu satu macam 'kegaduhan'-.

Mungkin inilah hikmah dari sholat malam (qiyamullail). Dikeheningan itulah kita akan lebih merasakan kasih sayang dan kedekatan Allah kepada kita. Tapi mengapa banyak dari kita merasa berat menunaikan sholat sunah tersebut?

Selasa, April 21, 2009

Arti Cinta


Arti Cinta
(snada)

Ingin kukatakan arti cinta kepadamu dinda
Agar kau mengerti arti sesungguhnya
Tak akan terlena dan terbawa harum bunga asmara
Yang akan membuat dirimu sengsara

Cinta suci luar biasa
Rahmat dari Yang Kuasa
Kepada semua hamba-hambanya

Di dalam diri setiap manusia penuh dengan rasa cinta
Kepada harta, tahta dan manusia
Namun cinta kepada Yang Esa di atas itu semua
Kebahagiaan pasti akan tiba

Cinta suci luar biasa
Fitrah bagi manusia
Kasih sayang dari Sang Pencipta

Jangan kau berpaling dari cinta
Cinta dari yang Maha Pencipta
Kau pasti tergoda

Cinta yang abadi hanya ada
Cinta membuat diri bahagia
Pada Allah saja (Pada Allah saja)

back to *

***

Download Nasyid : Klik Disini

Senin, April 20, 2009

Lirik Nasyid "Teman Sejati" (brother)


Teman Sejati
(brother)

Selama ini kumencari cari teman yang sejati
buat menemani perjuangan suci

bersyukur kini padamu ilahi
teman yang dicari selama ini
telah kutemui

dengannya disisi perjuangan ini
senang di arungi
bertambah murni kasih ilahi

kepadamu ALLah kupanjatkan doa
agar berkekalan kasih sayang kita
kepadamu teman kumohon sokongan
pengorbanan dan pengertian
telah kuungkapkan segala-galanya

Selama ini kumencari cari teman yang sejati
buat menemani perjuangan suci

bersyukur kini padamu ilahi
teman yang dicari selama ini
telah kutemui

hu... hu..

dengannya disisi perjuangan ini
senang di harungi
bertambah murni kasih ilahi

kepadamu ALLAH kumohon restu
agar kita kekal bersatu
kepadamu teman teruskan perjuangan
pengorbanan dan kesetiaan

telah kuungkapkan segala-galanya
itulah tandanya kejujuran kita..

Selama ini kumencari cari teman yang sejati
buat menemani perjuangan suci


***

Download Nasyid : Klik Disini

Segelas Susu



Segelas Susu

Suatu hari seorang bocah miskin sedang berjualan dari rumah ke rumah demi membiayai sekolahnya. Ia merasa lapar dan haus, tapi sayangnya ia hanya mempunyai sedikit sekali uang.

Anak itu memutuskan untuk meminta makanan dari rumah terdekat. Tetapi, saat seorang gadis muda membukakan pintu, ia kehilangan keberaniannya. Akhirnya ia hanya meminta segelas air putih untuk menawarkan dahaga. Gadis muda itu berpikir pastilah anak ini merasa lapar, maka dibawakannyalah segelas besar susu untuk anak tersebut.

Ia meminumnya perlahan, kemudian bertanya, "Berapa saya berhutang kepada Anda ?""Kamu tidak berhutang apapun kepada saya," jawabnya. "Ibuku mengajarkan untuk tidak menerima bayaran untuk perbuatan baik yang kami lakukan."Anak itu menjawab, "Kalau begitu, saya hanya bisa mengucapkan terima kasih dari lubuk hati saya yang terdalam."

Saat Howard Kelly - anak kecil yang miskin itu - meninggalkan rumah tersebut, dia bukan hanya merasa badannya lebih segar, tetapi keyakinannya pada Tuhan dan sesama manusia menjadi lebih kuat. Sebelumnya dia sudah merasa putus asa dan hampir menyerah.

Tahun demi tahun berlalu. Suatu hari wanita muda tersebut mengalami sakit parah. Dokter yang menanganinya merasa bingung dan akhirnya mengirim wanita itu ke kota besar untuk mendapatkan pertolongan spesialis. Dr. Howard Kelly dipanggil untuk berkonsultasi.

Ketika ia mendengar nama kota tempat asal si pasien, ia segera pergi ke kamar tempat dimana wanita tersebut dirawat. Ia langsung mengenali dan memutuskan untuk melakukan hal terbaik yang bisa ia usahakan untuk menolongnya.

Sejak hari itu, ia memberikan perhatian khusus pada kasus ini. Setelah melewati perjuangan panjang, peperanganpun dapat dimenangkan. Dr. Kelly dipanggil oleh pihak administrasi untuk menandatangani biaya yang harus dibayarkan oleh si wanita kepadanya. Ia melihat kepada kuitansi tersebut, dan kemudian menuliskan sesuatu. Kuintansi tersebut lalu di kirim ke kamar perawatan si wanita.

Wanita tersebut merasa takut untuk membukanya, karena ia merasa yakin bahwa ia tidak akan mampu membayarnya. Akhirnya dengan menguatkan hati, ia melihat ke kuintansi tersebut. Sebuah tulisan pada kuitansi telah menarik perhatiannya.

Ia membaca tulisan itu : "TELAH DI BAYAR PENUH DENGAN SATU GELAS SUSU." Tertanda, Dr. Howard Kelly.

Air mata mengalir dari matanya saat hatinya yang bahagia mengucapkan doa dan pujian :"Terima kasih Tuhan, kasihMu telah memancar melalui hati dan tangan manusia."

***

Sahabatku, begitulah arti ketulusan. Akan sangat terasa, mana pemberian dengan tulus dengan yang tidak. Mana senyuman yang tulus dan mana senyuman yang ketus. Ketulusan memberikan energi tersendiri kepada penerimanya. Akan terasa sangat berbeda ketika kita bertemu dengan seseorang, kemudia dia menyapa dengan tulus, senyum ikhlas, dengan raut muka cerah, maka tanpa terasa wajah cerah akan menular kepada diri kita. Sebaliknya ketika kita bertemu seseorang, disambut dengan wajah senyum ketus, ah saya yakin senyum kita juga akan menjadi ketus.

Terkadang hanya memberikan senyum tulus saja kita merasa berat, apalagi memberikan rasa tulus untuk memaafkan atas segala kesalahan seseorang.

Berlatihlah untuk berbuat tulus dan iklas, janganlah kita berharap balasan orang lain akan kebaikan kita. Akan tetapi yakinlah, Allah pasti akan membalas segala amal yang tulus dan ikhlas karena-Nya, baik itu balasan di dunia ataupun di akherat.

Download Nasyid Justice Voice



1. Justice Voice - Our Happy Days.mp3
2. Justice Voice-Jangan Mepet- Mepet.mp3
3. Justice Voice - Rasulullah.mp3
4. JUSTICE VOICE - PROBLEMA.mp3
5. Justice Voice - Senandung Rindu.mp3
6. JUSTICE VOICE - NUANSA PAGI.mp3
7. JUSTICE VOICE - IBUNDA.mp3
8. JV - Senyum Donk Fren.mp3
9. Justice Voice - Hurt To Say.mp3
10. D_JUSTICE VOICE - rumus canggih.mp3
11. D_JUSTICE VOICE - pEdE aja lagi.mp3
12. D_JUSTICE VOICE - ka er es.mp3
13. D_JUSTICE VOICE - No Hipies No drugs.mp3
14. D_JUSTICE VOICE - Rindu Ramadhan.mp3
15. D_JUSTICE VOICE - Hari Bahagia.mp3
16. d_justice voice - gembira lebaran.mp3
17. d_justice voice - bersyukurlah kita.mp3
18. d_justice voice - lihat dunia.mp3
19. d_justice voice - futur.mp3
20. justice voice - abege.mp3
21. d_justice voice - kesejukanmu.mp3
22. justice voice - kebenaran.mp3
23. d_justice voice - gen b x.mp3
24. D_JUSTICE VOICE - bagimu salam.mp3
25. (2) Justice Voice - Our Happy Days.mp3
26. D_JUSTICE VOICE - ALHAMDULILLAH.MP3
27. Justice Voice - 10 - Ternyata.mp3
28. Justice Voice - 03 - Ikhtiar.mp3
29. justice voice - 08 - ramadhan kembali.mp3
30. Justice Voice-Mengapa.mp3
31. Justice Voice - 07 - Sahabat.mp3
32. JV - Kini Kamu Tlah Dewasa.mp3

Sabtu, April 18, 2009

Berjalan dan Berhenti


Berjalan dan Berhenti

Seorang penyanyi terkenal. Suatu saat ketika didatangi dan diayu-ayukan oleh para pengagumnya, berkata dengan nada pahit; "Ketika aku masih muda, saya berusaha keras mendaki puncak karierku. Saat itu aku seperti layaknya seekor kuda yang sedang menempuh jalur perlombaan; tak ada sesuatu yang lain yang mampu menarik perhatiannya kecuali garis finish."

Melihatku yang sedemikian sibuk, nenekku memberikan nasihat; “Anakku, jangan berjalan terlalu cepat. Karena sepanjang jalanmu ada banyak pemandangan menarik.”

Namun aku tak pernah mendengarkan kata-katanya. Dalam hatiku aku berpikir, bila seseorang telah melihat secara jelas arah perjalanannya, mengapa harus menyia-nyiakan waktu untuk sekedar berhenti sejenak? Dengan pikiran yang demikian, aku terus berlari ke depan. Tahun silih berganti dan saya memperoleh kedudukan, nama serta harta yang aku idam-idamkan sejak lama. Aku juga memiliki sebuah keluarga yang amat saya cintai. Namun aku tak pernah merasa bahagia. Aku heran dan terus bertanya, di manakah letak kesalahannya sehingga aku tak bahagia?

Setelah diam cukup lama, penyanyi itu melanjutkan, Suatu saat, kelompok musik kami ikut pentasan di luar daerah. Akulah penyanyi utamanya. Setelah selesai pentasan, semua yang hadir bertepuk tangan bersorak-sorai tanpa henti. Pentasan saat itu sangatlah berhasil. Namun saat orang sedang bersorak-sorai itulah aku dilanda kesedihan mendalam. Seseorang memberikan telegram kepadaku yang dikirim oleh isteriku. Anak kami yang keempat baru saja dilahirkan. Setiap kali anak-anakku dilahirkan saya selalu berada jauh dari isteriku, cuma dialah yang harus menanggung beban penderitaan seorang diri. Aku tidak pernah melihat bagaimana anak-anakku mulai membuat langkah pertama, belum pernah mendengar bagaimana mereka tertawa atau menangis. Aku hanya mendengar semuanya itu dari cerita ibunya. Kata-kata nenekku kini terngiang lagi di telingaku.... Sungguh, aku telah kehilangan banyak teman, sudah lama aku tak pernah menyentuh buku-buku, dan serasa hampir seabad aku tak pernah menikmati indahnya bunga yang sedang mekar di taman atau hijaunya pohon-pohon serta merdunya kicau burung. Aku terlampau sibuk!!!!!

(author unknown)

***

Sahabatku. seorang bijak berkata; “Kita tak dapat hidup hanya dengan berpikir tanpa bekerja. Namun hidup ini menjadi amat tak berarti bila kita bekerja seperti sebuah mesin yang bergerak tanpa henti.” Kita butuh waktu luang untuk menilai kembali masa silam, serta menentukan arah masa depan yang baru.

Ketika berjalan, kita mengarah ke suatu tujuan tertentu. Ketika berhenti kita memupuk tenaga baru untuk memulai perjanan baru.

Jumat, April 17, 2009

Mau nonton TV Online? Lengkap...

Bagi anda yang di luar negeri yang ingin menonton TV swasta di Indonesia, termasuk TV local...

Cukup lengkap kok...cuma agak putus-putus, dan perlu di fefresh kembali...

Tapi tetap oke...!

buka alamat http://pinktv.co.cc/



ada juga yang lain tapi cuma 4 tv lokal swasta, buka http://indoweb.tv/



Atau anda ingin menonton TV Malaysia, buka http://www.um.com.my/streaming/v1/


Oke kan! Selamat menonton TV...!

eeit....tapi jangan lupa sholat! :)

Kamis, April 16, 2009

Bunda




Bunda
Karya : Fai Fasilkom Ui


Ibunda...
Di tirai pagi kubersandar pada dinding kesedihan
Di senandung alam kuberbaring pada rajutan kerinduan

Ibunda...
Telah jauh jarak antara kutub-kutub tubuh kita
Membentang kerinduan didalam anak-anak sungai diujung mata kita

Ibunda...
Coba kukumpulkan keindahan dunia untuk ganti hadirmu
Coba kupilah yang terbaik untuk isi kerinduanku

Tapi bunda...
Dunia takkan mampu menggantikanmu
Pilahan yang terbaik takkan lagi coba kuisi dalam rinduku

Dunia...ah apalah arti dunia ketika surgapun ditelapak kakimu
Menopang segala yang ada ditubuh, hati dan luangan kasih sayangmu
Hingga begitu indah setiap detik dalam rahimmu
Hingga begitu indah setiap detik dalam gendonganmu
Hingga begitu indah setiap detik dalam pangkuanmu
Hingga derita kau rasa indah demi anandamu

Lalu...kenapa hanya rindu yang ananda punya untuk ibunda

Tidak bunda...
Rindu ini hadir dalam Doa anandamu
Agar surga selalu hadir untukmu
Bukan hanya ditelapak kakimu

Rabu, April 15, 2009

Download e-book 3 Dimensi, dan Softwere Islam Gratis.

Download e-book 3 Dimensi, dan Softwere Islam Gratis.

Anda mau buku-buku 3 Dimensi seperti gambar dibawah ini?


Keren kan! ada beberapa buku, ada novel, buku best seller Islam, dll.
Silahkan kirim uang anda melalui bank sebesar Rp. 100.000,- saja untuk memesannya....

bercanda....

Anda dapat memiliki buku-buku itu gratis....

ya gratis....

download aja di alamat http://ilma95.net/3d_ebook.htm

Disana juga terdapat berbagai softwere, murotal, artikel, dll

Selamat mendownload......!

Senin, April 13, 2009

Download Nasyid Gradasi




1. Gradasi - Epik Sejati.mp3
2. Gradasi - Dinda.mp3
3. Gradasi - Pematang.mp3
4. gradasi - anugrah yang terindah%20 enggar remix.mp3
5. islam - gradasi.mp3
6. Gradasi - Persembahan Cinta.mp3
7. Gradasi - Gantole.mp3
8. Gradasi - Gema Takbir.mp3
9. Gradasi - Nanda.mp3
10. Gradasi - Islam.MP3
11. d_gradasi - kupinang e.mp3
12. gradasi - shalawatussalam.mp3
13. Gradasi - Tanda Cinta.MP3
14. Gradasi - Untukmu Bunda.MP3
15. Gradasi - Potret Kedamaian.MP3
16.
Gradasi Belaian Kasih.mp3
17. Gradasi - Sholat.mp3
18.
Gradasi - Panggilan Rimba.mp3
19. Gradasi - Symphony Malam.mp3
20 gradasi - kasih putih.mp3
21. Gradasi - Muhammad.MP3
22. GRADASI - Ceriakan Duniamu.mp3
23. GRADASI - Islam Cinta Keadilan.mp3
24. Gradasi - Tanda Cinta.MP3
25. Gradasi - Syukur HambaMu.MP3
26. GRADASI - Pahlawan Sejati.mp3
27. Gradasi - Euphoria Keadilan.MP3

Hikmah dibalik perintah-Nya


Hikmah dibalik perintah-Nya.

Seorang laki-laki sedang tertidur di bawah pohon besar. Kemudian dia bermimpi ada cahaya terang mendatanginya. Dia bermimpi bertemu Tuhan.

Tuhan berkata kepadanya bahwa ada pekerjaan yang harus dilakukannya. Lalu Tuhan menunjukkan kepadanya sebuah batu besar di depan pondoknya. Tuhan menjelaskan bahwa ia harus mendorong batu itu dengan seluruh kekuatannya.

Hal ini dikerjakan laki-laki itu setiap hari. Berbulan-bulan ia bekerja sejak matahari terbit sampai terbenam, pundaknya sering menjadi kaku menahan dingin, ia kelelahan karena mendorong dengan seluruh kemampuannya. Setiap malam laki-laki itu kembali ke kamarnya dengan sedih dan cemas, merasa bahwa sepanjang harinya kosong dan tersia-sia.

Ketika laki-laki itu mulai putus asa, si Iblispun mulai mengambil bagian untuk mengacaukan pikirannya "Sekian lama kau telah mendorong batu itu tetapi batu itu tidak bergeming. Apa kau ingin bunuh diri? Kau tidak akan pernah bisa memindahkannnya."

Lalu, ditunjukkannya pada laki-laki itu bahwa tugas itu sangat tidak masuk akal dan salah. Pikiran tersebut kemudian membuat laki-laki itu putus asa dan patah semangat.

"Mengapa aku harus bunuh diri seperti ini?" pikirnya.

"Aku akan menyisihkan waktuku, dengan sedikit usaha, dan itu akan cukup baik."

Dan itulah yang direncanakan, sampai suatu hari diputuskannya untuk berdoa dan mengadu segala permasalahannya itu kepada Tuhan.

"Tuhan," katanya "Aku telah bekerja keras sekian lama dan menjalankan perintah-Mu, dengan segenap kekuatanku melakukan apa yang Kau inginkan. Tetapi sampai sekarang aku tidak dapat menggerakkan batu itu setengah milimeterpun. Mengapa? Mengapa aku gagal?'

Tuhan berkata,"Hambaku, ketika aku memintamu untuk melayaniKu dan kau menyanggupi, Aku berkata bahwa tugasmu adalah mendorong batu itu dengan seluruh kekuatanmu seperti yang telah kau lakukan. Tapi tidak sekalipun Aku berkata bahwa kau mesti menggesernya. Tugasmu hanyalah mendorong. Dan kini kau datang padaKu dengan tenaga terkuras, berpikir bahwa kau telah gagal. tetapi apakah benar?”

”Lihatlah dirimu. Lenganmu kuat dan berotot, punggungmu tegap dan coklat, tanganmu keras karena tekanan terus- menerus, dan kakimu menjadi gempal dan kuat. Sebaliknya kau telah bertumbuh banyak dan kini kemampuanmu melebihi sebelumnya. Meski kau belum menggeser batu itu. Tetapi ketaatanmu adalah menurut dan mendorong dan belajar untuk setia dan percaya akan hikmah yang akan Kuberikan kepadamu."

Lelaki itu tiba-tiba terbangun dari mimpinya, dan bersujud syukur karena ia merasa dan paham bahwa ia telah mendapatkan hidayah-Nya.

***

Sahabatku, terkadang, ketika kita mendengar perintah Allah, yang pertama kali kita gunakan cenderung pikiran dan nafsu kita untuk menganalisa keinginanNya, bukan keimanan dahulu yang kita utamakan. Padahal perintah itu jelas kebenarannya.

Sesungguhnya apa yang Allah inginkan adalah hal-hal yang sangat sederhana agar menuruti dan taat kepadaNya. Dan yakinlah itu adalah kebutuhan kita. Allah tidak butuh ibadah kita. Demi Allah, ketika semua makhluk berpaling dari Nya, maka tidak akan mengurangi sedikitpun kebesaran dan kemulyaan Allah. Dan sebaliknya ketika semua makhluk beribadah kepada Nya, tidak akan menambah sedikitpun kebesaran dan kemulyaan Allah swt.

Dengan kata lain, taatlah terhadap segala perintah Allah, dan yakinlah bahwa perintah itu adalah kebutuhan kita. Semoga Allah selalu membimbing kita ke jalan-Nya.


Jumat, April 10, 2009

Download Nasyid Snada

wwwa
1. Snada - Pagi Yang Cerah.mp3
2. Neo Shalawat Snada.mp3
3. Demi matahari-Snada.mp3
4. SNADA - Hanya Padamu.mp3
5. SNADA - Kasih Putih.mp3
6. SNADA - Teman Sejati.mp3
7. SNADA - Alif Kecil.mp3
8. Snada - Rindu.mp3
9. Snada Jagalah Hati.mp3
10. Snada - Album Best Collection.mp3
11. Tholaal Badru Snada.mp3
12. Snada taubat.mp3
13. SNADA - Arti Cinta.mp3
14. Snada - Saat Ajal Menjelang.MP3
15. AIR MATA ACEH - SNADA.mp3
16. SNADA - Belajar Dari Ibrahim.mp3
17. SNADA - Pasrahkan Diri.mp3
18. SNADA - Kutemukan Jalan.mp3
19. Snada. Jagalah Hati.Mp3
20. SNADA - Do'a.mp3
21. SNADA - Surilang.mp3
22. Snada_-_Buka_Mata_Hati_-_06_-_Lentera_Hati.mp3
23.
Snada~12_KASIH_PUTIH.MP3
25. Snada, syukurku.mp3
26. Snada~06_SATU_DALAM_DAMAI.MP3
27. Snada, dipintu langit.mp3
28. Snada, ya rabbana.mp3
29. Snada, jejak surga.mp3
30. Snada, cahaya ramadhan.mp3
31. Snada~07_MEMBACA.MP3
32. Snada~02_AIR_CINTA.MP3

Sudah sesuaikah kiblat Masjidmu?

Assalamualaikum w. w.

Kepada sahabatku-sahabatku yang masih kurang yakin dengan arah kiblat masjid antum, mungkin karena ragu ketika menggunakan alat kompas. Bisa jadi alat kompas tidak bekerja dengan baik karena banyaknya medan magnet dan besi di sekitar masjid.

Nah ini solusinya, di jamin akurat, karena menggunakan map dari satelit, di garis lurus langsung dari Kabah Mekah. Seperti gambar di bawah ini nih! (itu masjid Agung Istiqomah Kab. Semarang Tercinta)





Nah...keren kan! Jadi langsung klik alamat http://al-habib.info/qibla-pointer/ , kemudian ketik alamat kamu, dan cari masjidmu. Rumahmu juga di cek, selama ini sesuai nggak ke arah kiblat?, jangan-jangan kita menghadap ke tempat lain..! Asal nggak ke Amerika aja, he he..

Selamat mencoba!

Wassalamualaikum w. w.

Tuk Partai-partai Islamku!


Tuk Partai-partai Islamku!
Karya Jihad Fikri

Hei partai-partai Islamku...

Kemenangan bukanlah dari banyaknya masa…
Bukan juga dari kuasa dunia..

Ku sering merasa lupa, ketika dunia mengenal kita...
Ketika pujian dan kemulyaan seolah-olah terbang mengelilingi kita...
Kebesaran Allah seolah-olah serasa hilang sedikit-demi sedikit dari ingatan kita...
Tanpa sadar aku telah melupakan kemampuan Allah tuk merubah segalanya...

Hei Partai-partai Islamku!

Ingatkah engkau peristiwa perang hunain?...
12 ribu pasukan membuat pasukan merasa bangga...
Tak mungkin ada kata kalah dalam benak mereka...
Tetapi Allah memberikan kekalahan kepada mereka...
Sehingga Allah berkata, (surah Al Qasas : 85)

“Sesungguhnya Allah telah menolong kamu (hai para mukmin) di medan peperangan yang banyak, dan (ingatlah) peperangan Hunain ,yaitu di waktu kamu menjadi congkak kerana banyaknya jumlahmu, maka jumlah yang banyak itu tidak memberi manfaat kepadamu sedikitpun, dan bumi yang luas ini telah terasa sempit olehmu, kemudian kamu lari ke belakang dengan bercerai-berai.”

Hei....

Kemana rasa tawadhu’ ku ini...?
Tak terasa mulut ini sombong membanggakan partaiku...
Bahkan tak terasa mulut ini keluar ucapan merendahkan partai saudaraku...
Kenapa masih saja perasaan dengki selalu muncul dalam dadaku,
ketika melihat partai saudaraku melebihi partaiku?

Hei partai-partai Islamku!

Apakah engkau lupa Allah telah menyatukanmu dalam Islam, ketika dulu berseteru...
Dan Allah telah memulyakanmu dalam Islam, ketika dulu dalam kehinaan...
Kenapa engkau saat ini masih saja berseteru karena kedengkianmu?

Hei partai-partai Islamku!

Allahlah yang memberikan kemenangan kepada kita...
Istiqomah dijalan-Nyalah kemenangan sesungguhnya...
Walau kemenangan partai adalah bagian dari perjuangan kita...
Apalah arti kemenangan masa, akan tetapi lupa Pencipta massa...

Hai partai-partai Islamku...
Hai saudara-saudara se-Imanku...
Tolong,...
Dengarkanlah curahan hati dari saudaramu...
Seorang yang selalu merindu...
Umat Islam yang bersatu....
Dalam perjuangan di jalan-Mu....

Rabu, April 08, 2009

Hijrah


Hijrah

detik... senantiasa berlalu
masa... akan terus berganti
membuat manusia harus melangkah
melangkah untuk terus berpindah
berhijrah

hijrah...
sering kutanyakan maknanya
pada rumput juga permata
sayang, rumput hanya gelengkan kepala
sayang, kilau permata pun tak bermakna

lama kucari-cari dalam diri
apakah hijrah, wahai diriku?
diriku hanya bisa berputar-putar
berputar-putar kebingungan
mencari jawaban
hingga mata dan hati terbentur
akan seorang penjahat yang bertobat
dengan utuh
akan seorang kaya yang menderma
dengan senyum

hijrah...
kiranya memang benar harus berpindah
dari jahat menuju taubat
dari kikir menjadi dermawan
dari gelap menuju terang
dari buruk menjadi baik
dari dosa ke arah pahala
dan pasti...
dari hidup menuju mati
dari dunia menuju akhirat

Senin, April 06, 2009

Cukup Itu Berapa ?


Cukup Itu Berapa ?

Alkisah, seorang petani menemukan sebuah mata air ajaib. Mata air itu bisa mengeluarkan kepingan uang emas yang tak terhingga banyaknya. Mata air itu bisa membuat si petani menjadi kaya raya seberapapun yang diinginkannya, sebab kucuran uang emas itu baru akan berhenti bila si petani mengucapkan kata "cukup".

Seketika si petani terperangah melihat kepingan uang emas berjatuhan di depan hidungnya. Diambilnya beberapa ember untuk menampung uang kaget itu. Setelah semuanya penuh, dibawanya ke gubug mungilnya untuk disimpan disana. Kucuran uang terus mengalir sementara si petani mengisi semua karungnya, seluruh tempayannya, bahkan mengisi penuh rumahnya. Masih kurang! Dia menggali sebuah lubang besar untuk menimbun emasnya. Belum cukup, dia membiarkan mata air itu terus mengalir hingga akhirnya petani itu mati tertimbun bersama ketamakannya karena dia tak pernah bisa berkata cukup.

------------

Sahabatku, Kata yang paling sulit diucapkan oleh manusia barangkali adalah kata "cukup". Kapankah kita bisa berkata cukup? Hampir semua pegawai merasa gajinya belum bisa dikatakan sepadan dengan kerja kerasnya. Pengusaha hampir selalu merasa pendapatan perusahaannya masih dibawah target. Istri mengeluh suaminya kurang perhatian. Suami berpendapat istrinya kurang pengertian. Anak-anak menganggap orang tuanya kurang murah hati. Semua merasa kurang dan kurang. Kapankah kita bisa berkata cukup?

Cukup bukanlah soal berapa jumlahnya.

Cukup adalah persoalan kepuasan hati.

Cukup hanya bisa diucapkan oleh orang yang bisa mensyukuri. Tak perlu takut berkata cukup. Mengucapkan kata cukup bukan berarti kita berhenti berusaha dan berkarya. "Cukup" jangan diartikan sebagai kondisi stagnasi, mandeg dan berpuas diri.

Mengucapkan kata cukup membuat kita melihat apa yang telah kita terima, bukan apa yang belum kita dapatkan.

Jangan biarkan kerakusan manusia membuat kita sulit berkata cukup. Belajarlah mencukupkan diri dengan apa yang ada pada diri kita hari ini, maka kita akan menjadi manusia yang berbahagia.

Belajarlah untuk berkata "Cukup".

Sabtu, April 04, 2009

Tukang Cukur


Tukang Cukur

Pada suatu hari Pak Haji dan tukang cukur berjalan melalui daerah kumuh disebuah kota.

Tukang cukur berkata kepada Pak Haji, "Lihat, inilah sebabnya saya tidak dapat percaya pada Allah yang katanya Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Jika Tuhan itu baik sebagaimana yang engkau katakan, Ia tidak akan membiarkan semua kemiskinan, penyakit, dan kekumuhan ini. Ia tidak akan membiarkan orang-orang ini terperangkap ketagihan obat dan semua kebiasaan yang merusak watak. Tidak, saya tidak dapat percaya ada Tuhan yang mengijinkan semua ini terjadi."

Pak Haji itu diam saja sampai ketika mereka bertemu dengan seseorang yang benar-benar jorok dan bau.

Rambutnya panjang dan janggutnya seperti tak tersentuh pisau cukur cukup lama.

Pak Haji berkata, "Anda tidak bisa menjadi seorang tukang cukur yang baik kalau anda membiarkan orang seperti dia hidup tanpa rambut dan janggut yang tak terurus."

Merasa tersinggung, tukang cukur itu menjawab:"Mengapa salahkan aku atas keadaan orang itu? Aku tidak mengubahnya. Ia tidak pernah datang ke tokoku. Saya bisa saja merapikannya dan membuat ia tampak rupawan!"

Sambil melihat dengan tenang kepada tukang cukur itu, Pak Haji itu berkata:"Karena itu, jangan menyalahkan Allah karena membiarkan orang hidup dalam kejahatan, karena Ia terus menerus mengundang mereka untuk datang dan 'dicukur' akan tetapi mereka selalu mengabaikannya. Alasan mengapa orang-orang itu menjadi budak kebiasaan jahat adalah karena mereka menolak ajakan petunjuk Allah, untuk menyelamatkan mereka."

***

Sahabatku, banyak dari diri kita lebih suka menyalahkan takdir, daripada menyalahkan diri sendiri, kita merasa Allah tidak adil atas pemberian-Nya. Kita merasa telah diperlakukan tidak adil karena kemiskinan kita, masalah-masalah yang menimpa kita.

Sadarkah engkau sahabatku, bahwa Allah selalu memberikan petunjuk dan ajakan kepada kita, akan tetapi diri kita ini mengabaikan bahkan menjauh dari ajakan-Nya. Bahkan kita hanya memandang sebelah mata petunjuk-petunjuk-Nya, di bandingkan petunjuk-petunjuk manusia yang belum pasti kebenarannya.

Sadarkah engkau wahai sahabatku, seberapa sering diri kita ini diingatkan dengan berbagai hal? Sadarkah engkau? Apakah engkau memperhatikannya ataukah mengabaikannya?


Jumat, April 03, 2009

Download Nasyid The Fikr




Maaf nasyidnya campuran, ada yang lama dan ada yang baru (sebetulnya lama semua sih kayaknya, he he..)
Buka filenya, klik kanan aja pada judul, trus klik Open Link in New Tab aja ya! biar blog kesayangan ini tidak hilang (halah...!)

1. The Fikr - Jagalah Hati.mp3
2. The Fikr - Bibir Merah.mp3
3. The Fikr - Cinta Di Atas Cinta.mp3
4. The Fikr - Bidadari Syurgaku.mp3
5. The Fikr - Wanita Shalihah.mp3
6. The Fikr - kaunia-Mu.mp3
7. The Fikr - Hidayah Illahi.mp3
8. The Fikr - Cinta.mp3
9. The Fikr - Shalawat .mp3
10. The Fikr - Karena Aku Hamba-Mu Juga KAHJ .mp3
11. The Fikr - Wanita.mp3
12. The Fikr - Cahaya-Mu.mp3
13. The fikr-Pemimpin Yang Adil.MP3
14. The Fikr - Istighfar.mp3
15. The Fikr - Sadarilah.mp3

Bismillaahirrahmaanirrahiim


Bismillaahirrahmaanirrahiim



Ya Allah,


sesungguhnya aku memohon kepada-Mu cinta-Mu
dan cinta orang-orang yang mencintai-Mu
serta cinta yang dapat mendekatkan aku kepada cinta-Mu.


Ya Allah,


apa yang Engkau anugerahkan kepadaku dari apa-apa yang aku cintai,
maka jadikanlah ia sebagai kekuatan bagiku tentang apa yang Engkau cintai,
dan apa-apa yang Engkau singkirkan dariku dari apa-apa yang aku cintai,
maka jadikanlah ia kekosongan bagiku tentang apa yang Engkau cintai.


Ya Allah,


jadikanlah cinta-Mu sesuatu yang paling kucintai
daripada cintaku kepada keluargaku, hartaku dan air dingin saat dahaga.


Ya Allah,


buatlah aku mencintai-Mu, malaikat-malaikat-Mu, nabi-nabi-Mu, rasul-rasul-Mu dan hamba-hamba-Mu yang shalih.


Ya Allah,


hidupkanlah hatiku dengan cinta-Mu
dan jadikanlah aku bagi-Mu seperti yang Engkau cintai.


Ya Allah,


jadikanlah aku mencintai-Mu dengan segenap hatiku
dan ridha kepada-Mu dengan segala usahaku.


Ya Allah,


jadikanlah segenap cintaku bagi-Mu
dan seluruh usahaku di dalam keridhaan-Mu.

Rabu, April 01, 2009

The Gift


The Gift

Menjelang hari raya, seorang ayah membeli beberapa gulung kertas kado.

Putrinya yang masih kecil, masih balita, meminta satu gulung.

"Untuk apa?" tanya sang ayah.

"Untuk kado, mau kasih hadiah." jawab si kecil.

"Jangan dibuang-buang ya." pesan si ayah, sambil memberikan satu gulungan kecil.

Persis pada hari raya, pagi-pagi si kecil sudah bangun dan membangunkan ayahnya, "Pa, Pa ada hadiah untuk Papa."

Sang ayah yang masih malas-malasan, matanya pun belum melek, menjawab, "Sudahlah nanti saja."

Tetapi si kecil pantang menyerah, "Pa, Pa, bangun Pa, sudah siang."

"Ah, kamu gimana sih, pagi-pagi sudah bangunin Papa."

Ia mengenali kertas kado yang pernah ia berikan kepada anaknya.

"Hadiah apa nih?"

"Hadiah hari raya untuk Papa. Buka dong Pa, buka sekarang."

Dan sang ayah pun membuka bingkisan itu. Ternyata di dalamnya hanya sebuah kotak kosong.

Tidak berisi apa pun juga. "Ah, kamu bisa saja. Bingkisannya koq kosong.Buang-buang kertas kado Papa. Kan mahal?"

Si kecil menjawab, "Nggak Pa, nggak kosong. Tadi, Putri masukin begitu buaanyaak ciuman untuk Papa."

Sang ayah terharu, ia mengangkat anaknya. Dipeluknya, diciumnya.

"Putri, Papa belum pernah menerima hadiah seindah ini. Papa akan selalu menyimpan boks ini. Papa akan bawa ke kantor dan sekali-sekali kalau perlu ciuman Putri, Papa akan mengambil satu. Nanti kalau kosong diisi lagi ya !"

***

Sahabatku, kotak kosong yang sesaat sebelumnya dianggap tidak berisi, tidak memiliki nilai apa pun, tiba-tiba terisi, tiba-tiba memiliki nilai yang begitu tinggi.

Apa yang terjadi ?

Lalu, kendati kotak itu memiliki nilai yang sangat tinggi di mata sang ayah, di mata orang lain tetap juga tidak memiliki nilai apa pun. Orang lain akan tetap menganggapnya kotak kosong.

Kosong bagi seseorang bisa dianggap penuh oleh orang lain. Sebaliknya, penuh bagi seseorang bisa dianggap kosong oleh orang lain.

Kosong dan penuh - dua-duanya merupakan produk dari "pikiran" kita sendiri.

Sebagaimana kita memandangi hidup, demikianlah kehidupan kita.

Hidup menjadi berarti, bermakna, karena kita memberikan arti kepadanya, memberikan makna kepadanya.

Bagi mereka yang tidak memberikan makna, tidak memberikan arti, hidup ini ibarat lembaran kertas yang kosong...........

Jangan memandang kehidupan ini dengan pesimis ... berikanlah arti dan makna untuk menjadikan hidup yang lebih baik ...

Lihatlah.... dengarlah.... Rasakanlah....sungguh amat besar nikmat Allah yang telah diberikan kepada kita....

Bersyukurlah.....!