Selasa, Juli 28, 2009

Web yang membuat effect foto kamu jadi keren

Mungkin anda mengira membuat foto ini perlu kemampuan grafis Photoshop....


Maaf, foto ini bukan tersangka terorist lho! ^_^


Dai kondang Muda masuk koran... he he..



Kalo ini ketika jadi coverboy majalah sobek, he he...



Nah, kerem-keren kan? Apakah saya handal dalam edit foto di Photoshop? jawabannya lumayan, ^_^ Tapi bagi anda yang belum bisa, langsung bisa membuat foto2 diatas dengan cepat, pastinya dengan wajah anda sendiri.

Penasaran?

Oke, saya kasih tipsnya..
1. Baca Basmalah dulu, bagi yang Muslim ^^
2. Klik disini
3. Baca aja petunjuknya... Pasti bisa..

Selamat mencoba...!!


Bibit Raja


Bibit Raja

Dahulu kala, ada seorang raja di daerah Timur yang sudah tua. Ia menyadari bahwa sudah dekat saatnya ia mencari pewaris kerajaannya. Ia tidak mewariskan kerajaannya itu kepada salah satu dari bawahannya ataupun anaknya, tetapi ia memutuskan untuk melakukan sesuatu hal yang berbeda. Ia memanggil seluruh anak muda di seluruh kerajaannya. Ia berkata, "Sudah saatnya bagiku untuk mengundurkan diri dan memilih raja yang baru. Aku memutuskan untuk memilih salah satu di antara kalian."

Anak-anak muda itu terkejut! Tetapi raja melanjutkan,"Aku akan memberikan kalian masing-masing satu bibit hari ini. Satu bibit saja. Bibit ini sangat istimewa. Aku ingin kalian pulang, menanamnya, merawatnya dan kembali ke sini lagi tepat 1 tahun dari hari ini dengan membawa hasil dari bibit yang kuberikan hari ini. Kemudian aku akan menilai hasil yang kalian bawa, dan seseorang yang aku pilih akan menjadi raja negeri ini!"

Ada seorang anak muda yang bernama Ling yang berada di sana pada hari itu dan ia, seperti yang lainnya, menerima bibit itu. Ia pulang ke rumah dan dengan antusias memberitahu ibunya tentang apa yang terjadi. Ibunya membantu Ling menyediakan pot dan tanah untuk bercocok tanam, dan Ling menanam bibit itu kemudian menyiraminya dengan hati-hati. Setiap hari ia selalu menyirami, merawat bibit itu, dan mengamati apakah bibit itu tumbuh. Setelah beberapa minggu, beberapa dari anak muda itu mulai membicarakan mengenai bibit mereka dan tanaman yang telah mulai tumbuh. Ling pulang ke rumah dan memeriksa bibitnya, tetapi tidak ada hasilnya.

Tiga minggu, 4, 5 minggu berlalu. Tetap tidak ada hasilnya. Sekarang ini, para anak muda memperbincangkan tentang tanaman mereka, tetapi bibit Ling tetap belum tumbuh, dan ia mulai merasa seperti pecundang. Enam bulan berlalu, tetap belum tumbuh juga. Ia berpikir bahwa ia telah membunuh bibit itu. Setiap orang memiliki pohon dan tanaman yang tinggi, tetapi ia tidak memiliki apa-apa. Ling tidak berkata apa-apa kepada temannya. Ia tetap menunggu bibitnya tumbuh.

Satu tahun berlalu sudah dan semua anak muda di seluruh kerajaan membawa tanaman mereka kepada raja untuk dinilai. Ling putus asa dan tidak ingin pergi dengan membawa pot yang kosong. Tetapi ibunya memberinya semangat untuk pergi dan membawa potnya. Ling harus jujur mengenai apa yang terjadi dengan bibit itu, saran ibunya. Ling sadar bahwa saran ibunya benar. Dan ia pergi ke istana dengan membawa pot yang kosong. Ketika Ling tiba, ia kagum melihat berbagai macam tanaman yang dibawa oleh teman-temannya yang lain. Semuanya indah, dalam ukuran dan bentuk. Ling meletakkan pot yang kosong itu ke lantai dan banyak orang menertawainya. Beberapa merasa kasihan kepadanya.

Ketika raja datang, ia mengamati ruangan itu dan menyalami rakyatnya. Ling berusaha untuk bersembunyi di bagian belakang. "Wah, betapa indahnya tanaman, pohon, bunga yang kalian bawa," kata raja. "Hari ini, salah seorang dari kalian akan ditunjuk menjadi raja selanjutnya!" Seketika, sang raja melihat Ling di belakang ruangan dengan potnya yang kosong. Ia memerintahkan pengawalnya untuk membawa Ling ke depan. Ling sangat ketakutan. "Sang raja tahu aku seorang pecundang! Mungkin ia akan memerintahkan aku untuk dihukum!" Ketika Ling tiba di depan, sang raja menanyakan namanya. "Namaku Ling," jawab Ling. Semua orang menertawakannya.

Sang raja menenangkan situasi itu. Ia melihat Ling, dan kemudian mengumumkan ke seluruh kerajaan, "Lihatlah, ini raja kalian yang baru! Namanya adalah Ling!" Ling tidak mempercayai apa yang barusan dikatakan raja. Ia bahkan tidak bisa membuat bibit itu tumbuh, mengapa ia bisa menjadi raja yang baru?

Kemudian sang raja berkata, "Satu tahun lalu, aku memberikan setiap orang sebuah bibit. Dan kukatakan kepada kalian untuk mengambilnya, menanamnya, dan merawatnya, kemudian membawanya kembali kepadaku hari ini. Tetapi aku memberikan kalian bibit yang sudah direbus sehingga tidak akan bisa tumbuh. Kalian semuanya, kecuali Ling, membawakanku pohon, tanaman, bunga. Ketika kalian menyadari bahwa bibit itu tidak bisa tumbuh, kalian menukarkan dengan bibit lain. Hanya Ling yang memiliki keberanian dan kejujuran untuk membawakanku sebuah pot kosong dengan bibitku di dalamnya. Maka demikian, ia yang akan menjadi raja yang baru."

~ author unknown ~

Sahabatku, mungkin kita akan merasa ketika kita ujur apa adanya akan merugikan diri kita, sehingga tak heran banyak diantara kita membohongi dirinya sendiri, dan pada saatnya menyesal atas kebohongan tersebut. Ingatlah, Allah Maha Melihat, Yakinlah, Allah tidak akan menyia-nyiakan Hamba-Nya yang bersusah payah untuk jujur, terutama jujur pada diri sendiri… Wallahua'lam

Jazakumullah telah membaca cerita ini… semoga bemanfaat…

Minggu, Juli 26, 2009

Download Nasyid "Zain Bhikha"


Aku sangat suka nasyid ini, terutama yang berjudul "Allah Knows"

1.
Zain Bhikha - Mountains Of Makkah.mp3
2.
zain bhikha - muslim rap (1)(2).mp3
3. Allah Knows by Zain Bhikha.mp3
4. Zain Bhikha - 02 - Our World.mp3
5. Zain Bhikha - 11 - Allah Hu Allah.mp3
6. Zain Bhikha - 03 - Selawat [Ft. Qatrunada].mp3
7.
zain-bhikha-orphan-child.mp3
8. 17 Zain Bhikha - Thanks To Allah.mp3
9. Zain Bhikha- Welcome O Ramadan.mp3
10. Zain Bhikha - 10 - Months In Islam [Rashid Ahmed Bhikha ft. Children of Madressah Tul Banaat].mp3
11. Zain Bhikha - My Mom is amazing.mp3
12. Zain Bhikha - 09 - Salaamun Salaam [Ft. Khalid Belrhouzi].mp3
13. Zain Bhikha - 07 - Spread the Word.mp3
14. Zain Bhikha - 06 - Prayers on Ibrahim {as}.mp3




Biarkan Allah Menilaimu


Biarkan Allah Menilaimu

Apabila engkau berbuat baik, orang lain mungkin akan berprasangka bahwa ada maksud-maksud buruk di balik perbuatan baik yang kau lakukan. Tetapi, tetaplah berbuat baik.
Terkadang orang berpikir secara tidak masuk akal dan bersikap egois. Tetapi, bagaimanapun juga, terimalah mereka apa adanya.

Apabila engkau sukses, engkau mungkin akan mempunyai musuh dan juga teman yang iri hati atau cemburu. Tetapi teruskanlah kesuksesanmu itu.

Apabila engkau jujur dan terbuka, orang lain mungkin akan menipumu. Tetapi, tetaplah bersikap jujur dan terbuka.

Apa yang telah engkau bangun bertahun-tahun lamanya, dapat dihancurkan orang dalam satu malam saja. Tetapi, janganlah berhenti dan tetaplah membangun.

Apabila engkau menemukan kedamaian dan kebahagiaan di dalam hati, orang lain mungkin akan iri hati kepadamu. Tetapi, tetaplah berbahagia.

Kebaikan yang kau lakukan hari ini, mungkin besok dilupakan orang. Tetapi, teruslah berbuat baik.
Berikan yang terbaik dari apa yang kau miliki, dan itu mungkin tidak akan pernah cukup. Tetapi, tetap berikanlah yang terbaik.

Sadarilah bahwa semuanya itu ada di antara engkau dan Allah. Tidak akan pernah ada antara engkau dan orang lain. Jangan pedulikan apa yang orang lain pikir atas perbuatan baik yang kau lakukan. Tetapi percayalah bahwa mata Allah tertuju pada orang-orang jujur dan Dia sanggup melihat ketulusan hatimu.

Besi dan Air



Besi dan Air

Ada 2 benda yang bersahabat karib, yaitu besi dan air.

Besi seringkali berbangga akan dirinya sendiri. Ia sering menyombong kepada sahabatnya : "Lihat ini aku, kuat dan keras. Aku tidak seperti kamu yang lemah dan lunak"

Air hanya diam saja mendengar tingkah sahabatnya. Suatu hari besi menantang air berlomba untuk menembus suatu gua dan mengatasi segala rintangan yang ada di sana. Aturannya : " Barang siapa dapat melewati gua itu dengan selamat tanpa terluka maka ia dinyatakan menang"

Besi dan airpun mulai berlomba.

Rintangan pertama mereka ialah mereka harus melalui penjaga gua itu yaitu batu-batu yang keras dan tajam. Besi mulai menunjukkan kekuatannya, Ia menabrakkan dirinya ke batu-batuan itu.Tetapi karena kekerasannya batu-batuan itu mulai runtuh menyerangnya dan besipun banyak terluka di sana sini karena melawan batu-batuan itu. Air melakukan tugasnya ia menetes sedikit demi sedikit untuk melawan bebatuan itu, ia lembut mengikis bebatuan itu sehingga bebatuan lainnya tidak terganggu dan tidak menyadarinya, ia hanya melubangi seperlunya saja untuk lewat tetapi tidak merusak lainnya. Score air dan besi 1 : 0 untuk rintangan ini.

Rintangan kedua mereka ialah mereka harus melalui berbagai celah sempit untuk tiba di dasar gua. Besi merasakan kekuatannya, ia mengubah dirinya menjadi mata bor yang kuat dan ia mulai berputar untuk menembus celah-celah itu. Tetapi celah-celah itu ternyata cukup sulit untuk ditembus, semakin keras ia berputar memang celah itu semakin hancur tetapi iapun juga semakin terluka. Air dengan santainya merubah dirinya mengikuti bentuk celah-celah itu. Ia mengalir santai dan karena bentuknya yang bisa berubah ia bisa dengan leluasa tanpa terluka mengalir melalui celah-celah itu dan tiba dengan cepat didasar gua. Score air dan besi 2 : 0.

Rintangan ketiga ialah mereka harus dapat melewati suatu lembah dan tiba di luar gua. Besi kesulitan mengatasi rintangan ini, ia tidak tahu harus berbuat apa, akhirnya ia berkata kepada air : "Score kita 2 : 0, aku akan mengakui kehebatanmu jika engkau dapat melalui rintangan terakhir ini !"Airpun segera menggenang sebenarnya ia pun kesulitan mengatasi rintangan ini, tetapi kemudian ia membiarkan sang matahari membantunya untuk menguap. Ia terbang dengan ringan menjadi awan, kemudian ia meminta bantuan angin untuk meniupnya ke sebarang dan mengembunkannya. Maka air turun sebagai hujan. Air menang telak atas besi dengan score 3 : 0.

***

Sahabatku, Jadikanlah hidupmu seperti air.

Ia dapat memperoleh sesuatu dengan kelembutannya tanpa merusak dan mengacaukan karena dengan sedikit demi sedikit ia bergerak tetapi ia dapat menembus bebatuan yang keras. Ingat hati seseorang hanya dapat dibuka dengan kelembutan dan kasih bukan dengan paksaan dan kekerasan. Kekerasan hanya menimbulkan dendam dan paksaan hanya menimbulkan keinginan untuk membela diri.

Air selalu merubah bentuknya sesuai dengan lingkungannya, ia fleksibel dan tidak kaku karena itu ia dapat diterima oleh lingkungannya dan tidak ada yang bertentangan dengan dia. Air tidak putus asa, Ia tetap mengalir meskipun melalui celah terkecil sekalipun. Ia tidak putus asa. Dan sekalipun air mengalami suatu kemustahilan untuk mengatasi masalahnya, padanya masih dikaruniakan kemampuan untuk merubah diri menjadi uap .


Kamis, Juli 23, 2009

Download Nasyid "IZZATUL ISLAM (IZZIZ)"




1.
izzatul islam - untuk sahabat.mp3
2. izzatul islam - untuk sahabat.mp3
3. sang_murabbi_-_izzatul_islam.mp3
4. rabithah - izzatul islam.mp3
5. izzatul islam - allah bersamamu (new).mp3
6. izzatul islam - mars pks (new).mp3
7. izzatul_islam_-_sambut_panggilan_ilahi.mp3
8. izzatul_islam_-_kembali.mp3
9. izzatul islam - barisan mujahid.mp3
10. Izzatul Islam - Saatnya Kemenangan - 01 - Arti Kemenangan.mp3
11. Izzatul Islam - Hai Mujahid Muda.mp3
12. Izzatul Islam - Selamat tinggal sahabat.mp3
13. Izzatul Islam - Saatnya Kemenangan - 14 - Pemuda.mp3
14. Izzatul Islam - Saatnya Kemenangan - 12 - Kami Pejuang Keadilan.mp3
15. Izzatul Islam - Saatnya Kemenangan - 07 - Lembayung.mp3
16.
Izzatul Islam - Saatnya Kemenangan - 06 - Indonesia Adil Sejahtera.mp3
17. Izzatul Islam - Saatnya Kemenangan - 09 - Islam Cinta Keadilan.mp3
18. Izzatul Islam - Generasi harapan.mp3
19. Izzatul Islam - Saatnya Kemenangan - 08 - Songsong Kemenangan.mp3
20. Izzatul Islam - Negeri Yang Terluka.mp3
21. Izzatul Islam - Saatnya Kemenangan - 10 - Allah Bersamamu.mp3
22. Izzatul Islam - Panggilan Suci.mp3
23. Izzatul Islam - Tekad.mp3
24. Izzatul Islam - Bukan Sekedar Kata.mp3
25. Izzatul Islam - Ramadhan.mp3
26. Islam Cinta Keadilan - Izzatul Islam.mp3
27. Izzatul Islam - Gaza.mp3
28. Izzatul Islam - Panglima Perang.mp3
29. Izzatul Islam - Senandung Dakwah.mp3
30. Izzatul_Islam_-_Nasyid_Kami.MP3
31. Izzatul Islam - Izis-ending.mp3
32. Izzatul_Islam_-_Pewaris_Negeri.MP3
33. Izzatul Islam - Al-AqshoMemanggil.mp3
34. Allah Bersamamu - Izzatul Islam - Vocal Only.mp3
35.
izzatul islam - untukmu ananda.mp3
36. izzatul islam - akhir dunia.mp3
37. izzatul islam - mars pemuda islam.mp3
38. izzatul islam - pasukan gajah.mp3
39. izzatul_islam_-_doa_rabithoh.mp3
40. izzatul_islam_-_barisan_jihad.mp3
41. hai pemuda - izzatul islam.mp3
42. izzatul_islam_-_cahaya_abadi.mp3
43. izzatul_islam_-_pandu_keadilan.mp3
45. izzatul_islam_-_rindu_damai.mp3
46. izzatul_islam_-_qum_sholata_daini.mp3
47. Izzatul_Islam_-_DIM.mp3
48. Jalan Juang Izzatul Islam (IZIS).mp3


Sabtu, Juli 18, 2009

Jerarld F Dirks mantan pendeta, Temui Kenikmatan dan Disiplin dalam Islam


Jerald F Dirks , sebelumnya ialah seorang pendeta yang dinobatkan sebagai Ketua Dewan Gereja Metodis Kini peraih gelar Bachelor of Arts (BA) dan Master of Divinity (M Div) dari Universitas Harvard, serta pemegang gelar Master of Arts (MA) dan Doctor of Psychology (Psy D) dari Universtas Denver, Amerika Serikat, menjalani kehidupan sebagai seorang muslim.

Dibesarkan di tengah lingkungan masyarakat penganut kepercayaan Kristen Metodis, membuat Jerald kecil terbiasa dengan suara dentingan lonceng yang kerap mengalun dari sebuah bangunan tua Gereja Kristen Metodis yang berjarak hanya dua blok dari rumahnya. Bunyi lonceng yang bergema setiap Minggu pagi ini menjadi tanda bagi seluruh anggota keluarganya agar segera menghadiri kebaktian yang diadakan di gereja.

Tidak hanya dalam urusan kebaktian saja, tetapi juga dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan oleh pihak Gereja Kristen Metodis, seluruh anggota keluarga ini turut terlibat secara aktif. Karenanya tak mengherankan jika sejak usia kanak-kanak Jerald sudah diikutsertakan dalam kegiatan yang diadakan oleh pihak gereja. Salah satunya adalah mengikuti sekolah khusus selama dua pekan yang diadakan oleh pihak gereja setiap bulan Juni. Selama mengikuti sekolah khusus ini, para peserta mendapat pengajaran mengenai Bibel.

''Secara rutin saya mengikuti sekolah khusus ini hingga memasuki tahun kedelapan, selain kebaktian Minggu pagi dan sekolah Minggu yang diadakan setiap akhir pekan,'' ungkap muallaf kelahiran Kansas tahun 1950 ini. Diantara para peserta sekolah khusus ini, Jerald termasuk yang paling menonjol. Tidak pernah sekalipun ia absen dari kelas. Dan dalam hal menghafal ayat-ayat dalam Bibel, ia kerap mendapatkan penghargaan.

Keikutsertaan Jerald dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan oleh komunitas Gereja Metodis terus berlanjut hingga ia memasuki jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Diantaranya ia terlibat secara aktif dalam organisasi kepemudaan Kristen Metodis. Dia juga kerap mengisi khotbah dalam acara kebaktian Minggu yang khusus diadakan bagi kalangan anak muda seusianya.

Dalam perjalanannya, khotbah yang ia sampaikan ternyata menarik minat komunitas Kristen Metodis di tempat lain. Ia pun kemudian diminta untuk memberikan khotbah di gereja lain, panti jompo, dan dihadapan organisasi-organisasi kepemudaan yang berafiliasi dengan Gereja Metodis. Sejak saat itu Jerald bercita-cita ingin menjadi seorang pendeta kelak.

Ketika diterima di Universitas Harvard, Jerald tidak mensia-siakan kesempatan demi mewujudkan cita-citanya itu. Ia mendaftar pada kelas perbandingan agama yang diajar oleh Wilfred Cantwell Smith untuk dua semester. Di kelas perbandingan agama ini Jerald mengambil bidang keahlian khusus agama Islam.

Namun, selama mengikuti kelas ini Jerald justru lebih tertarik untuk mempelajari agama Budha dan Hindu. Dibandingkan dengan Islam, menurut dia, kedua ajaran agama ini tidak ada kemiripan sama sekali dengan keyakinan yang ia anut selama ini.

Akan tetapi untuk memenuhi tuntutan standar kelulusan akademik, Jerald diharuskan untuk membuat makalah mengenai konsep wahyu dalam Alquran. Ia mulai membaca berbagai literatur buku mengenai Islam, yang sebagian besar justru ditulis oleh para penulis non-muslim. Ia juga membaca dua Alquran terjemahan bahasa Inggris dalam versi yang berbeda.

Diluar dugaannya buku-buku tersebutlah yang di kemudian hari justru membimbingnya ke kondisi seperti saat ini. Makalah tersebut membuat pihak Harvard memberikan penghargaan Hollis Scholar kepada Jerald. Sebuah penghargaan tertinggi bagi para mahasiswa jurusan Teologi Universitas Harvard yang dinilai berprestasi.

Untuk mewujudkan cita-citanya, bahkan Jerald rela mengisi liburan musim panasnya dengan bekerja sebagai seorang pendeta cilik di sebuah Gereja Metodis terbesar di negeri Paman Sam tersebut. Pada musim panas itu pula ia mendapatkan sertifikat untuk menjadi seorang pengkhotbah dari pihak Gereja Metodis Amerika.

Setelah lulus dari Harvard College di tahun 1971, Jerald langsung mendaftar di Harvard Divinity School atau sejenis sekolah tinggi teologi atas beasiswa dari Gereja Metodis Amerika. Selama menempuh pendidikan di bidang teologi, Jerald juga mengikuti program magang sebagai di Rumah Sakit Peter Bent Brigham di Boston.

Ia lulus dari sekolah tinggi ini tahun 1974 dan mendapatkan gelar Master di bidang teologi. Selepas meraih gelar master teologi, ia sempat menghabiskan liburan musim panasnya dengan menjadi pendeta pada dua Gereja Metodis Amerika yang berada di pinggiran Kansas.

Aktivitasnya sebagai seorang pendeta tidak hanya terbatas di lingkungan gereja saja. Ia mulai merambah ke cakupan yang lebih luas, mulai dari lingkungan sekolah, perkantoran, hingga pesan-pesan ajaran Kristen Metodis ia juga gencar sampaikan kepada para pasien yang datang ke tempat praktiknya sebagai seorang dokter ahli kejiwaan.

Meninggalkan aktivitas gereja

Namun, berbagai upaya dakwah ini dinilainya tidak memberikan dampak positif terhadap kehidupan masyarakat di sekitar ia tinggal. Ia justru menyaksikan terjadinya penurunan moralitas di tengah-tengah kehidupann beragama masyarakat Amerika. Bahkan kondisi serupa juga terjadi di lingkungan gereja.

''Dua dari tiga pasangan di Amerika selalu berakhir dengan perceraian, aksi kekerasan meningkat di lingkungan sekolah dan di jalanan, tidak ada lagi rasa tanggung jawab dan disiplin di kalangan anak muda. Bahkan yang lebih mencengangkan diantara para pemuka Kristen ada yang terlibat dalam skandal seks dan keuangan. Masyarakat Amerika seakan-akan sedang menuju kepada kehancuran moral,'' paparnya.

Melihat kenyataan seperti ini, Jerald mengambil keputusan untuk menyendiri dan tidak lagi menjalani aktivitasnya memberikan pelayanan dan khotbah kepada para jemaat. Sebagai gantinya ia memutuskan untuk ikut terlibat aktif dalam kegiatan penelitian yang dilakukan oleh sang istri. Penelitian mengenai sejarah kuda Arab ini membuat ia dan istrinya melakukan banyak kontak dengan warga Amerika keturunan Muslim Arab . Salah satunya adalah dengan Jamal.

Babak pergaulan dengan Arab Muslim

Pertemuan Jerald dengan pria Arab-Amerika ini pertama kali terjadi pada musim panas tahun 1991. Dari awalnya sekedar berhubungan melalui sambungan telepon, kemudian berlanjut pada saat Jamal berkunjung ke rumah Jerald. Pada kunjungan kali pertama ini, Jamal menawarkan jasa untuk menterjemahkan berbagai literatur dari bahasa Arab ke Inggris yang disambut baik oleh Jerald dan istrinya.

Ketika waktu shalat ashar tiba, sang tamu kemudian meminta izin agar diperbolehkan menggunakan kamar mandi dan meminjam selembar koran untuk digunakan sebagai alas shalat. Apa yang diminta oleh tamunya itu diambilkan oleh Jerald, kendati dalam hati kecilnya ia berharap bisa meminjamkan sesuatu yang lebih baik dari sekedar lembaran surat kabar sebagai alas shalat. Untuk kali pertama ia melihat gerakan shalat dalam agama Islam.

Aktivitas shalat ashar itu terus ia lihat manakala Jamal dan istrinya berkunjung ke rumah mereka seminggu sekali. Dan, hal itu membuat Jerald terkesima. ''Selama berada di rumah kami, tidak pernah sekalipun ia memberikan komentar mengenai agama yang kami anut. Begitu juga ia tidak pernah menyampaikan ajaran agama yang diyakininya kepada kami. Yang dia lakukan hanya memberikan contoh nyata yang amat sederhana, seperti berbicara dengan suara serendah mungkin jika ada diantara kami yang bertanya mengenai agamanya. Ini yang membuat kami kagum,'' ungkapnya.

Dari perkenalannya dengan Jamal dan keluarganya, justru Jerald mendapat banyak pelajaran yang tidak pernah ia dapatkan sebelumnya. Sang tamu telah menunjukkan kepadanya sebuah pelajaran disiplin melalui shalat yang dilaksanakannya. Selain pelajaran moral dan etika yang diperlihatkan Jamal dalam urusan bisnis dan sosialnya serta cara Jamal berkomunikasi dengan kedua anaknya. ''Begitu juga yang dilakukan oleh istrinya menjadi contoh bagi istriku.''

Tidak hanya itu, dari kunjungan tersebut Jerald juga mendapatkan pengetahuan seputar dunia Arab dan Islam. Dari Jamal, ia bisa mengetahui tentang sejarah Arab dan peradaban Islam, sosok Nabi Muhammad, serta ayat-ayat Alquran berikut makna yang terkandung di dalamnya. Setidaknya Jerald meminta waktu kurang lebih 30 menit kepada tamunya untuk berbicara mengenai segala aspek seputar Islam. Dari situ, diakui Jerald, dirinya mulai mengenal apa dan bagaimana itu Islam.

Kemudian oleh Jamal, Jerald sekeluarga diperkenalkan kepada keluarga Arab lainnya di masyarakat Muslim setempat. Diantaranya keluarga Wa el dan keluarga Khalid. Dan secara kontinyu, ia melakukan interaksi sehari-hari dengan komunitas keluarga Arab Amerika ini. Dari interaksi tersebut, Jerald mendapatkan sesuatu ajaran dalam Islam yang selama ini tidak ia temui manakalan berinteraksi dengan komunitas masyarakat Kristen, yakni rasa persaudaraan dan toleransi.

Baru di awal Desember 1992, sebuah pertanyaan mengganjal timbul dalam pikirannya, ''Dirinya adalah seorang pemeluk Kristen Metodis, tapi kenapa dalam keseharian justru bergaul dan berinteraksi dengan komunitas masyarakat Muslim Arab?.'' Sebuah komunitas masyarakat yang menurutnya menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan etika, serta mengedepankan sikap saling menghargai baik terhadap pasangan masing-masing, anggota keluarga maupun sesama. Sebuah kondisi yang pada masa sekarang hampir tidak ia temukan dalam masyarakat Amerika.

Serangkaian Kejadian Tak Terduga

Untuk menjawab keraguannya itu, Jerald memutuskan untuk mempelajari lebih dalam ajaran Islam melalui kitab suci Alquran. Dalam perjalanannya mempelajari Aquran, sang pendeta ini justru menemukan nilai-nilai yang sesuai dengan hati kecilnya yang selama ini tidak ia temukan dalam doktrin ajaran Kristen yang dianutnya.

Kendati demikian, hal tersebut tidak lantas membuatnya memutuskan untuk masuk Islam. Ia merasa belum siap untuk melepaskan identitas yang dikenakan selama hampir 43 tahun lamanya dan berganti identitas baru sebagai seorang muslim.

Begitu pun ketika ia bersama sang istri memutuskan untuk mengunjungi kawasan Timur Tengah di awal tahun 1993. Ketika itu, ia seorang diri makan di sebuah restoran yang hanya menyajikan makanan Arab setempat. Sang pemilik restoran, Mahmoud, kala itu memergoki dirinya tengah membaca sebuah Alquran terjemahan bahasa Inggris. Tanpa berkata sepatah kata pun, Mahmoud melontarkan senyum ke arah Jerald.

Kejadian tak terduga lagi-lagi menghampirinya. Istri Mahmoud, Iman, yang merupakan seorang Muslim Amerika, mendatangi mejanya sambil membawakan menu yang ia pesan. Kepadanya Iman berkomentar bahwa buku yang ia baca adalah sebuah Alquran. Tidak hanya itu, Iman juga bertanya apakah Jerald seorang muslim sama seperti dirinya. Pertanyaan tersebut lantas ia jawab dengan satu kata: Tidak.

Namun ketika Imam menghampiri mejanya untuk menyerahkan bukti tagihan, tanpa disadari Jerald melontarkan kalimat permintaan maaf atas sikapnya, seraya berkata: ''Saya takut untuk menjawab pertanyaan Anda tadi. Namun jika Anda bertanya kepada saya apakah saya percaya bahwa Tuhan itu hanya satu, maka jawaban saya adalah ya. Jika Anda bertanya apakah saya percaya bahwa Muhammad adalah salah satu utusan Tuhan, maka jawaban saya akan sama, iya.'' Mendengar jawaban tersebut, Iman hanya berkata: ''Tidak masalah, mungkin bagi sebagian orang butuh waktu lama dibandingkan yang lain.''

Ikut berpuasa dan shalat

Ketika memasuki minggu kelima masa liburannya di Timur Tengah atau bertepatan dengan masuknya bulan Ramadhan yang jatuh pada bulan Maret tahun 1993, untuk kali pertama Jerald dan istrinya menikmati suasana lain dari ibadah orang Muslim. Demi menghormati masyarakat sekitar, ia dan istri ikut serta berpuasa. Bahkan pada saat itu, Jerald juga mulai ikut-ikutan melaksanakan shalat lima waktu bersama-sama para temannya yang Muslim dan kenalan barunya yang berasal dari Timur Tengah.

Bersamaan dengan akan berakhirnya masa liburannya menjelajah kawasan Timur Tengah, hidayah tersebut akhirnya datang. Peristiwa penting dalam hidup Jerald ini terjadi manakala ia diajak seorang teman untuk mengunjungi Amman, ibukota Yordania.

Pada saat ia melintas di sebuah jalan di pusat ibukota, tiba-tiba seseorag lelaki tua datang menghampirinya seraya mengucapkan, Salam Alaikum dan mengulurkan tangan kanannya untuk bersalaman, serta melontarkan pertanyaan apakah iaseorang Muslim?. Sapaan salam dalam ajaran Islam itu membuatnya kaget. Di sisi lain, karena kendala bahasa, ia bingung harus menjelaskan dengan cara apa ke orang tua tersebut bahwa ia bukan seorang Muslim. Terlebih lagi teman yang bersamanya juga tidak mengerti bahasa Arab.

Mengikrarkan Keislaman

Saat itu Jerald merasa dirinya tengah terjebak dalam situasi yang sulit diungkapkan. Pilihan yang ada dihadapannya saat itu hanya dua, yakni berkata N'am yang artinya iya atau berkata La yang berarti tidak. Hanya ia yang bisa menentukan pilihan tersebut, sekarang atau tidak sama sekali.

Setelah berpikir agak lama dan memohon petunjuk dari Allah, Jerald pun menjawabnya dengan perkataan N'am. Sejak peristiwa tersebut, ia resmi menyatakan diri masuk Islam. Beruntung hidayah tersebut juga datang lepada istrinya di saat bersamaan. Sang istri yang kala itu berusia 33 tahun juga menyatakan diri sebagai seorang Muslimah.

Bahkan tidak lama berselang setelah kepulangannya ke Amerika, salah seorang tetangganya yang juga merupakan seorang pendeta mendatangi kediamannya dan menyatakan ketertarikannya tehadap ajaran Islam. Dihadapannya, tetangganya yang telah berhenti menjadi pendeta Metodis ini pun berikrar masuk Islam.

Kini hari-hari Jerald dihabiskan untuk kegiatan menulis dan memberikan ceramah tentang Islam dan hubungan antara Islam dan Kristen. Bahkan ia juga kerap diundang sebagai bintang tamu dalam program Islam di televisi di banyak negara.

Salah satu hasil karyanya yang menjadi best seller adalah "The Cross and the Crescent: An Interfaith Dialogue between Christianity and Islam". Selain itu ia juga menulis lebih dari 60 artikel tentang ilmu perilaku, dan lebih dari 150 artikel tentang kuda Arab dan sejarahnya. (http://swaramuslim.net/islam/more.php?id=5682_0_4_0_M44)







Jumat, Juli 17, 2009

Bahaya Plastik Kresek Hitam


Bahaya Plastik Kresek Hitam
Sumber : www.tempointeraktif.com

Badan Pengawas Obat-obatan dan Makanan memperingatkan masyarakat, agar tak menggunakan plastik kresek hitam sebagai wadah makanan. Menurut Ketua Badan Husniah Rubiana Thamrin Akib, plastik kresek merupakan produk daur ulang yang sulit diketahui bahan asalnya. "Bisa saja bekas digunakan bungkus pestisida atau kotoran manusia," katanya dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta, Selasa (14/7).

Dalam proses daur ulang selain tidak diketahui penggunaan sebelumnya juga ditambah berbagai bahan kimia yang menambah dampak bahayanya bagi kesehatan. Husniah meminta masyarakat tak menggunakan kantong kresek tersebut mewadahi langusung makanan siap santap. Penggunaan palstik kresek beresiko menimbulkan kanker dan kerusakan ginjal, maupun penyakit lainnya tergantung bahan yang dikandungnya.

Selain plastik kresek, Badan juga menguji 17 jenis kemasan makanan styrofoam yang beredar, hasilnya memenuhi syarat. Styrofoam biasa digunakan mengemas produk mie instant, tempat makanan restoran, maupun produk makanan rumah tangga.


Berdasarkan hasil pengujian tidak mengandung residu stiren melebihi batas 5.000 part per million (ppm). Produk kemasan yang berdar rata-rata kandungan residu stirennya antara 10-43 ppm, bahkan ada yang tak terdeteksi.

BPOM antara lain memeriksa kemasan produk Mi Instant Cup Indomie Mi, Mi Instant Nissin Newdles, lunch box untuk burger, dan lunch box untuk hot dog. Kemasan styrofoam dapat dikenai dengan logo segitiga dengan angka 6.

Meski aman, Badan tetap mengimbau agar masyarakat berhati-hati untuk tidak menggunakan kemasan styrofoam yang rusak dan berubah bentuk. Tidak menggunakan kemasan dalam microwave dan tidak digunakan mewadahi makanan berminyak, berlemak, beralkohol apalagi dalam keadaan panas. Dalam kondisi tersebut stiren yang terkandung bisa larut meski kadarnya tidak melebihi batas.

Badan bekerjasama dengan Departemen Perdagangan agar semua produk kemasan yang lazim diberikan logo foodgrade. Badan meminta Departemen menolak produk impor yang kemasannya tak memenuhi syarat. Jenis plastik yang lazim digunakan antara lain dengan kode segitiga dan angka angka 01 sampai 07 di dalamnya.

Badan menemukan tutup kue tart transparan berbentuk silinder dilengkapi alas warna hitam berbentuk lingkaran yang tak memenihi syarat. Produk tersebut mengandung timbal 8,69 ppm melebih batas yang ditentukan yakni 1 ppm.


Kamis, Juli 16, 2009

Fenomena Azan

Fenomena Azan

Adzan adalah media luar biasa untuk mengumandangkan tauhid terhadap Maha yang Maha Kuasa dan risalah (kenabian) Nabi Muhammad saw. Adzan juga merupakan panggilan shalat kepada umat Islam, yang terus bergema di seluruh dunia lima kali setiap hari.

Betapa mengagumkan suara adzan itu, dan bagi umat Islam di seluruh dunia, adzan merupakan sebuah fakta yang telah mapan. Indonesia misalnya, sebagai sebuah negara terdiri dari ribuan pulau dan dengan penduduk muslim terbesar di dunia.

Begitu fajar fajar menyingsing di sisi timur Sulawesi, di sekitar 5:30 waktu setempat, maka adzan subuh mulai dikumandangkan. Ribuan Muadzin di kawasan timur Indonesia mulai mengumandangkan tauhid kepada yang Maha Kuasa, dan risalah Muhammad saw. Proses itu terus berlangsung dan bergerak ke arah barat kepulauan Indonesia. Perbedaan waktu antara timur dan barat pulau-pulau di Indonesia adalah satu jam. (watch fenomena azan )

Oleh karena itu, satu jam setelah adzan selesai di Sulawesi, maka adzan segera bergema di Jakarta, disusul pula sumatra. Dan adzan belum berakhir di Indonesia, maka ia sudah dimulai di Malaysia. Burma adalah di baris berikutnya, dan dalam waktu beberapa jam dari Jakarta, maka adzan mencapai Dacca, ibukota Bangladesh. Dan begitu adzan berakhir di Bangladesh, maka ia ia telah dikumandangkan di barat India, dari Kalkuta ke Srinagar. Kemudian terus menuju Bombay dan seluruh kawasan India.

Srinagar dan Sialkot (sebuah kota di Pakistan utara) memiliki waktu adzan yang sama. Perbedaan waktu antara Sialkot, Kota, Karachi dan Gowadar (kota di Baluchistan, sebuah provinsi di Pakistan) adalah empat puluh menit, dan dalam waktu ini, (Dawn) adzan Fajar telah terdengar di Pakistan. Sebelum berakhir di sana, ia telah dimulai di Afghanistan dan Muscat. Perbedaan waktu antara Muscat dan Baghdad adalah satu jam. Adzan kembali terdengar selama satu jam di wilayah Hijaz al-Muqaddas (Makkah dan Madinah), Yaman, Uni Emirat Arab, Kuwait dan Irak.

Perbedaan waktu antara Bagdad dan Iskandariyah di Mesir adalah satu jam. Adzan terus bergema di Siria, Mesir, Somalia dan Sudan selama jam tersebut. Iskandariyah dan Istanbul terletak di bujur geografis yang sama. Perbedaan waktu antara timur dan barat Turki adalah satu setengah jam, dan pada saat ini seruan shalat dikumandangkan.

Iskandariyah dan Tripoli (ibukota Libya) terletak di lokasi waktu yang sama. Proses panggilan Adzan sehingga terus berlangsung melalui seluruh kawasan Afrika. Oleh karena itu, kumandang keesaan Allah dan kenabian Muhammad saw yang dimulai dari bagian timur pulau Indonesia itu tiba di pantai timur Samudera Atlantik setelah sembilan setengah jam.

Sebelum Adzan mencapai pantai Atlantik, kumandang adzan Zhuhur telah dimulai di kawasan timur Indonesia, dan sebelum mencapai Dacca, adzan Ashar telah dimulai. Dan begitu adzan mencapai Jakarta setelah kira-kira satu setengah jam kemudian, maka waktu Maghrib menyusul. Dan tidak lama setelah waktu Maghrib mencapai Sumatera, maka waktu adzan Isya telah dimulai di Sulawesi! Bila Muadzin di Indonesia mengumandangkan adzan Fajar, maka muadzin di Afrika mengumandangkan adzan untuk Isya.

Jika kita merenungkan fenomena ini dengan serius dan seksama, maka kita menyimpulkan fakta yang luar biasa, yaitu: Setiap saat ribuan muadzin —jika bukan ratusan ribu— di seluruh dunia mengumandangkan keesaan Allah yang Maha Kuasa dan kenabian Nabi Muhammad saw di muka bumi ini! Insya’allah, adzan (panggilan universal) lima kali sehari ini akan terus berlangsung sampai hari kiamat, Amin.





Download Nasyid rap SOA "Soldiers of Allah"

Pernah mendengar nama Soldiers of Allah, atau biasa disebut SOA? Tenang, ini bukan grup teroris baru saingan Al Qaidah (yang entah ada dimana dan siapa). SOA adalah sebuah grup rap atau hip-hop asal Amerika. Sesuai dengan namanya, mereka mengenalkan nilai-nilai Islam lewat lagu-lagunya yang lebih mirip berceloteh.

SOA sendiri berasal dari Los Angeles, California, dan dalam lima tahun belakangan ini cukup mengejutkan industri musik Amerika. Album terakhir mereka, 1924, menjadi salah satu album yang paling sukses. Dalam lagu-lagunya, mereka tidak tanggung-tanggung, selain membicarakan nilai-nilai Islam, juga banyak menceritakan sejarah Islam, Khilafah, dan juga tokoh-tokoh besar Islam di masa lampau seperti Salahuddin, Khalid bin Walid, atau Harun al-Rashid.

SOA tidak sendirian. Mereka diikuti oleh Mecca2Medina, Poetic Pilgrimage, serta masih banyak grup rap lainnya. Dua nama terakhir berasal dari Inggris, namun cukup bunyi di Amerika dan dunia musik internasional.

Saat ini memang, grup-grup rap Islami banyak bermunculan di Amerika, dan trend ini dengan sendirinya menunjukan minat masyarakat AS terhadap Islam.

Saat ini, yang tengah naik daun adalah Hamza Perez, seorang penyanyi dari Puerto Rico namun sangat terkenal di dunia rap Amerika. Ia baru saja mengeluarkan karya bertitel “New Muslim Cool”, sebuah film dokumenter.



Hamza Perez asalnya seorang penyanyi rap yang lekat dengan dunia narkoba. Dalam dunia rap Amerika, hampir bisa dipastikan, drugs dan seks selalu menjadi bagian besarnya. Hamza tampaknya merasa putus asa bagaimana menghentikan ketergantungannya pada dua hal itu, namun ketika ia memeluk Islam, ia serta-merta berhenti. Sesuatu yang aneh, menurut Hamza. “Namun, saya tidak bisa berhenti dari musik hip-hop!” tandasnya.


Setelah masuk Islam, Hamza baru tahu banyak kejadian yang merugikan Islam. Misalnya saja, FBI seringkali menghancurkan masjid-masjid tanpa ada alasan. Ia dijebloskan ke penjara, namun di hotel Prodeo itu, Hamza mengajarkan Islam kepada para tahanan yang lain. “Sekarang, bagi saya, karena saya tidak bisa berhenti dari musik, maka musik saya sepenuhnya jalan dakwah saya.” ujarnya.

Saat ini, para penyanyi rap dan hip-hop Muslim di Amerika lebih banyak tinggal di daerah Bay-Area. Menurut Tyson Amir-Mustafa, 29, seorang warga San Jose yang telah merilis empat album rap Islami, Islam masih sangat baru di daerah itu, tapi berkembang sangat cepat.


Menurut Mustafa, sangat sulit untuk menciptakan sebuah lagu rap Islami. Karena, seperti yang diketahui, Islam bukanlah sebuah agama yang membebaskan perbuatan dan perkataan kotor, sedangkan rap sudah identik dengan sumpah serapah dan caci maki. Namun, satu hal yang membuat Mustafa dan para rapper lainnya menjadi terbuka, tema yang bisa diangkat dalam Islam menjadi sangat luas. “Kalau Anda ingin mengetahui perbedaan Islam dengan agama lainnya, dengarkanlah musik kami. Musik rap kami mempunyai integritas.” jelasnya.

Tampaknya, seperti zaman yang kini sedang berkembang, musik rap Islami akan menjadi alternatif yang semakin banyak dipilih oleh masyarakat Amerika, sekaligus juga mengenalkan dan mengajak orang kepada Islam, sebuah agama yang jauh sama sekali dari kata teror. (sa/sndycrncl/eramuslim)

Link Download :
1. Sleeping Giant - Soldiers Of Allah.mp3
2. SOLDIERS OF ALLAH - BRING ISLAM BACK.mp3
3. Soldiers of allah- 1924.mp3
4. Soldiers Of Allah - Rise For Islam.mp3
5. Soldiers of Allah - Cant Stop Islam.mp3
6. No Compromise - Soldiers Of Allah.mp3
7. Soldiers of ALLAH - Arabic Rap - Muslim 4 Life.mp3
8. SOLDIERS OF ALLAH - Political Manipulation.mp3
9. SOLDIERS OF ALLAH - Imaginary Walls.mp3
10. quran soldiers of allah - ezan.mp3
11. Soldiers Of Allah - Muslim For Life.mp3
12. Soldiers of Allah- RPG special.mp3
13. SOLDIERS OF ALLAH - Staring Into Kafirs Eyes.mp3


Senin, Juli 13, 2009

Keajaiban sujud dalam sholat


Keajaiban sujud dalam sholat

Apabila anda sedang mengalami stress, atau tensi anda naik, atau pusing yang berkepanjangan, atau mengalami nervous (salah satu jenis penyakit penyimpangan perilaku berupa uring-uringan, gelisah, takut, dll). Jika anda takut terkena tumor, maka sujud adalah solusinya.... Dengan sujud akan terlepas segala penyakit nervous dan penyakit kejiwaan lainnya. Inilah salah satu hasil penelitian yang dilakukan oleh Dr. Muhammad Dhiyaa'uddin Hamid, dosen jurusan biologi dan ketua departemen radiasi makanan di lembaga penelitian teknologi radiasi.

Sudah lumrah bahwasannya manusia apabila mengalami kelebihan dosis dalam radiasi, dan hidup di lingkungan tegangan listrik atau medan magnet, maka hal itu akan berdampak kepada badannya, akan bertambah kandungan elektrik di dalam tubuhnya. Oleh karena itu, Dr. Dhiyaa' mengatakan bahwa sesungguhnya sujud bisa menghilangkan zat-zat atau pun hal-hal yang menyebabkan sakit.

Pembahasan Seputar Organ Tubuh
Dia adalah salah satu organ tubuh... dan dia membantu manusia dalam merasakan lingkungan sekitar, dan berinteraksi dengan dirinya, dan itulah tambahan dalam daerah listrik dan medan magnet yang dihasilkan oleh tubuh menyebabkan gangguan dan merusak fungsi organ tubuh sehingga akhirnya mengalami penyakit modern yang disebut dengan "perasaan sumpeg", kejang-kejang otot, radang tenggorokan, mudah capek/lelah, stress ... sampai sering lupa, migrant dan masalah menjadi semakin parah apabila tanpa ada usaha untuk menghindari penyebab semua ini, yaitu menjauhkan tubuh kita dari segala peralatan dan tempat-tempat yang demikian.

Solusinya ???
Harus dengan mengikuti sesuatu yang diridhai untuk mengeliminir hal itu semua, ... yaitu dengan bersujud kepada Satu-satunya Dzat yang Maha Esa sebagaimana kita sudah diperintah untuk hal itu, dimana sujud itu dimulai dengan menempelkan dahi ke bumi (lantai). Maka di dalam sujud akan mengalir ion-ion positif yang ada di dalam tubuh ke bumi (sebagai tempat ion-ion negatif). dan seterusnya sempurnalah aktivitas penetralisiran dampak listrik dan magnet. Lebih khusus lagi ketika sujud dengan menggunakan 7 anggota badan (dahi, hidung, kedua telapak tangan, kedua lutut, dan kedua kaki) maka dalam posisi ini sangat memudahkan bagi kita menetralisir dampak listrik dan magnet.

Diketahui selama penelitian, agar semakin sempurna proses penetralisiran dampak itu semua, maka sujud harus menghadap ke Makkah (Masjid Ka'bah), yaitu aktivitas yang kita lakukan di dalam shalat (qiblat). Sebab Makkah adalah pusat bumi di alam semesta. Dan penelitian semakin jelas bahwa menghadap ke Makkah ketika sujud adalah tempat yang paling utama untuk menetralisir manusia dari hal-hal yang mengganggu fikirannya dan membuat rileks.
Subhanallah, ....pengetahuan yang menakjubkan.


Jumat, Juli 10, 2009

Malaikat dan Pengusaha





Malaikat dan Pengusaha

Seorang pengusaha sukses jatuh di kamar mandi dan akhirnya stroke, sudah 7 malam dirawat di RS di ruang ICU. Di saat orang-orang terlelap dalam mimpi malam, dalam dunia roh seorang Malaikat menghampiri si pengusaha yang terbaring tak berdaya. Malaikat memulai pembicaraan, "Kalau dalam waktu 24 jam ada 50 orang berdoa buat kesembuhanmu, maka kau akan hidup dan sebaliknya jika dalam 24 jam jumlah yang aku tetapkan belum terpenuhi, itu artinya kau akan meninggal dunia!"

"Kalau hanya mencari 50 orang, itu mah gampang ..." kata si pengusaha ini dengan yakinnya.

Setelah itu Malaikat pun pergi dan berjanji akan datang 1 jam sebelum batas waktu yang sudah disepakati.

Tepat pukul 23:00, Malaikat kembali mengunjunginya; dengan antusiasnya si pengusaha bertanya, "Apakah besok pagi aku sudah pulih? Pastilah banyak yang berdoa buat aku, jumlah karyawan yang aku punya lebih dari 2000 orang, jadi kalau hanya mencari 50 orang yang berdoa pasti bukan persoalan yang sulit."

Dengan lembut si Malaikat berkata, "aku sudah berkeliling mencari suara hati yang berdoa buatmu tapi sampai saat ini baru 3 orang yang berdoa buatmu, sementara waktumu tinggal 60 menit lagi, rasanya mustahil kalau dalam waktu dekat ini ada 50 orang yang berdoa buat kesembuhanmu."

Tanpa menunggu reaksi dari si pengusaha, si Malaikat menunjukkan layar besar berupa TV siapa 3 orang yang berdoa buat kesembuhannya. Di layar itu terlihat wajah duka dari sang istri, di sebelahnya ada 2 orang anak kecil, putra-putrinya yang berdoa dengan khusuk dan tampak ada tetesan air mata di pipi mereka.

Kata Malaikat, "Aku akan memberitahukanmu, kenapa Tuhan rindu memberikanmu kesempatan kedua - itu karena doa istrimu yang tidak putus-putus berharap akan kesembuhanmu."

Kembali terlihat di mana si istri sedang berdoa jam 2:00 subuh, "Tuhan, aku tahu kalau selama hidupnya suamiku bukanlah suami atau ayah yang baik! Aku tahu dia sudah mengkhianati pernikahan kami, aku tahu dia tidak jujur dalam bisnisnya, dan kalaupun dia memberikan sumbangan, itu hanya untuk popularitas saja untuk menutupi perbuatannya yang tidak benar di hadapanMu. Tapi Tuhan, tolong pandang anak-anak yang telah Engkau titipkan pada kami, mereka masih membutuhkan seorang ayah dan hamba tidak mampu membesarkan mereka seorang diri." Dan setelah itu istrinya berhenti berkata-kata tapi air matanya semakin deras mengalir di pipinya yang kelihatan tirus karena kurang istirahat.

Melihat peristiwa itu, tanpa terasa, air mata mengalir di pipi pengusaha ini . . . timbul penyesalan bahwa selama ini dia bukanlah suami yang baik dan ayah yang menjadi contoh bagi anak-anaknya, dan malam ini dia baru menyadari betapa besar cinta istri dan anak-anak padanya.

Waktu terus bergulir, waktu yang dia miliki hanya 10 menit lagi, melihat waktu yang makin sempit semakin menangislah si pengusaha ini, penyesalan yang luar biasa tapi waktunya sudah terlambat! Tidak mungkin dalam waktu 10 menit ada yang berdoa 47 orang!

Dengan setengah bergumam dia bertanya, "Apakah di antara karyawanku, kerabatku, teman bisnisku, teman organisasiku tidak ada yang berdoa buatku?"

Jawab si Malaikat, "Ada beberapa yang berdoa buatmu tapi mereka tidak tulus, bahkan ada yang mensyukuri penyakit yang kau derita saat ini, itu semua karena selama ini kamu arogan, egois dan bukanlah atasan yang baik, bahkan kau tega memecat karyawan yang tidak bersalah."

Si pengusaha tertunduk lemah, dan pasrah kalau malam ini adalah malam yang terakhir buat dia, tapi dia minta waktu sesaat untuk melihat anak dan si istri yang setia menjaganya sepanjang malam.

Air matanya tambah deras, ketika melihat anaknya yang sulung tertidur di kursi rumah sakit dan si istri yang kelihatan lelah juga tertidur di kursi sambil memangku si bungsu.

Ketika waktu menunjukkan pukul 24:00, tiba-tiba si Malaikat berkata, "Tuhan melihat air matamu dan penyesalanmu!! Kau tidak jadi meninggal, karena ada 47 orang yang berdoa buatmu tepat jam 24:00."

Dengan terheran-heran dan tidak percaya,si pengusaha bertanya siapakah yang 47 orang itu. Sambil tersenyum si Malaikat menunjukkan suatu tempat yang pernah dia kunjungi bulan lalu.

"Bukankah itu Panti Asuhan?" kata si pengusaha pelan.

"Benar anakku, kau pernah memberi bantuan bagi mereka beberapa bulan yang lalu, walau aku tahu tujuanmu saat itu hanya untuk mencari popularitas saja dan untuk menarik perhatian pemerintah dan investor luar negeri."

"Tadi pagi, salah seorang anak panti asuhan tersebut membaca di koran kalau seorang pengusaha terkena stroke dan sudah 7 hari di ICU, setelah melihat gambar di koran dan yakin kalau pria yang sedang koma adalah kamu, pria yang pernah menolong mereka dan akhirnya anak-anak panti asuhan sepakat berdoa buat kesembuhanmu."

***

Sahabatku, cerita ini hanyalah sebuah gambaran agar kita lebih instropeksi diri. Saya membayangkan ketika diri saya mati nanti, apakah orang disekeliling saya akan kehilangan, atau sebaliknya mereka mengabaikan atas kematian saya, atau yang paling parah apakah mereka bersyukur malah?

Ah.. mumpung kita masih diberi umur, lakukanlah yang terbaik untuk orang2 disekitar kita, kaena sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia yang lainnya.

Dan satu lagi, janganlah engkau meremehkan sedekah, sesuai cerita diatas, justru sedekahnya yang menyelamatkan pengusaha tersebut... Wallahua'lam...

Minggu, Juli 05, 2009

Allah Mengajarkan Cinta


Allah Mengajarkan Cinta
( Ice Marlia http://pondok-annisa.blogspot.com)

Pernahkah hatimu merasakan kekuatan mencintai
Kamu tersenyum meski hatimu terluka karena yakin ia milikmu,
Kamu menangis kala bahagia bersama karena yakin ia cintamu
Cinta melukis bahagia, sedih, sakit hati, cemburu, berduka
Dan hatimu tetap diwarnai mencintai, itulah dalamnya cinta

Pernahkah cinta memerahkan hati membutakan mata
Kepekatannya menutup mata hatimu memabukkanmu sesaat di nirwana
Dan kau tak bisa beralih dipeluk merdunya nyanyian bahagia semu
Padahal sesungguhnya hanya kehampaan yang mengisi sisi gelap hatimu
Itulah cinta karena manusia yang dibutakan nafsunya

Cinta adalah pesan agung Allah pada umat manusia
DitulisNya ketika mencipta makhluk-makhlukNYA di atas Arsy
Cinta dengan ketulusan hati mengalahkan amarah
Menuju kepatuhan pengabdian kepada Allah dan Rasulnya
Dan saat pena cinta Allah mewarnai melukis hatimu,
satu jam bersama serasa satu menit saja

Ketika engkau memiliki cinta yang diajarkan Allah
Kekasih menjadi lentera hati menerangi jalan menuju Illahi
Membawa ketundukan tulus pengabdian kepada Allah dan RasulNya
Namun saat cinta di hatimu dikendalikan dorongan nafsu manusia
Alirannya memekatkan darahmu membutakan mata hati dari kebenaran

Saat kamu merasakan agungnya cinta yang diajarkan Allah
Kekasih menjadi pembuktian pengabdian cinta tulusmu
Memelukmu dalam ibadah menuju samudra kekal kehidupan tanpa batas
Menjadi media amaliyah dan ketundukan tulus pengabdian kepada Allah
Itulah cinta yang melukis hati mewarnai kebahagiaan hakiki

Agungnya kepatuhan cinta Allah bisa ditemukan dikehidupan alam semesta
Seperti thawafnya gugusan bintang, bulan, bumi dan matahari pada sumbunya
Tak sedetikpun bergeser dari porosnya, keharmonisan berujung pada keabadian
Keharmonisan pada keabadian melalui kekasih yang mencintai
Karena Allah adalah kekasih Zat yang abadi

Cintailah kekasihmu setulusnya maka Allah akan mencintaimu
Karena Allah mengajarkan cinta tulus dan agung
Cinta yang mengalahkan Amarah menebarkan keharmonisan
Seperti ikhlas dan tulusnya cinta Rasul mengabdi pada Illahi
Itulah cinta tertinggi menuju kebahagiaan hakiki

Sabtu, Juli 04, 2009

Irena Handono, Hidup Kian Indah dengan Islam

Irena Handono, Hidup Kian Indah dengan Islam


Allah selalu memberi petunjuk kepada siapa saja yang mencari kebenaran, di mana pun hamba-Nya berada. Di biara sekali pun. Itulah yang terjadi pada Irena Handono yang mendapat hidayah justru saat mencari kelemahan Islam.

Ketertarikan Irena terhadap Islam bermula ketika ia memutuskan untuk mengikuti kata hatinya menjadi biarawati. Selain mengenyam pendidikan di biara, secara bersamaan Irena juga menekuni pendidikan di Institut Filsafat Teologia. Ia mengambil studi perbandingan agama. Dari sanalah, awal mula ia bersentuhan dengan Islam.

Ketika mempelajari Islamologi, para dosen yang mengajarinya memberikan pengantar. Sang dosen berkata, ”Kalau saya mau mempelajari Islam, lihat saja umat Islam di Indonesia, mereka bagaimana.” Dari situ, pengajar itu menyimpulkan bahwa umat Islam identik dengan kemiskinan, kebodohan, teroris, dan semua hal yang jelek.

Mendengar penjelasan itu, Irena berpikir keras. Ia tidak serta-merta mengiyakan. Ia berpikir kritis dan berkata, ”Justru simpulan itu perlu diuji karena Islam tidak hanya di Indonesia. Sama halnya dengan Kristen dan Katolik. Kita lihat di Filipina dan Meksiko yang jadi maling, penipu, dan pemabuk itu bukan orang Islam, tapi mereka yang Katolik.”

Dari perdebatan kecil ini, Irena menjadi tertarik mempelajari Islam. Ia pun mengusulkan dan meminta izin kepada dosennya untuk mempelajari Islam langsung dari sumbernya, yaitu Alquran. Usulan itu diterima. Tapi, dengan catatan, ia harus mencari kelemahan Islam. ”Di situlah, untuk pertama kali, saya memegang Alquran,” ucapnya.

Reaksi yang muncul pertama kali ketika Irena memegang kitab suci Alquran adalah sebuah kebingungan. Ia tidak tahu harus membuka kitab itu dari mana. Huruf-hurufnya pun tidak dikenalnya. Akhirnya, ia memutuskan untuk mencari Alquran yang ada terjemahannya.

Ketika mempelajari terjemahan, ia masih sempat bingung. Kebingungan itu karena ia tidak mengerti bahwa membaca Alquran dimulai dari kiri. Ia justru terbalik dengan membukanya dari kanan. Alhasil, yang ia pelajari lebih dulu surat-surat yang letaknya di belakang. Yang pertama kali ia pandang adalah surat Al-Ikhlas. Surat inilah yang memperkenalkan Irena kepada ketauhidan dalam Islam. Pada saat bersamaan, ia sedang menekuni teologia (konsep Tuhan dalam Katolik).

Peristiwa itu terjadi sekitar tahun 1973. Setelah membacanya, suara hati Irena membenarkan bahwa Allah itu satu, Allah tidak beranak, tidak diperanakkan, dan tidak sesuatu pun yang menyamai Dia. ”Ini logis, ini benar, dan bisa diterima serta dipahami,” ujarnya.

Apa yang ia temukan dalam surat Al-Ikhlas berbeda sekali dengan konsep Tuhan yang dipelajarinya saat kuliah teologia. Dalam teologi Katolik dan Kristen, kata dia, secara keseluruhan konsep Tuhan itu trinitas, yaitu Tuhan Bapak, Tuhan Putra, dan Tuhan Roh Kudus.

Akhirnya, terjadilah diskusi antara Irena dengan dosennya mengenai konsep ketuhanan hingga mengerucut kepada sejarah gereja. Dari diskusi tersebut, Irena menarik simpulan bahwa Yesus yang selama ini ia yakini sebagai Tuhan hanyalah seorang manusia yang dipertuhankan oleh manusia. Kesimpulan ini menuai kritik dari sang dosen dan menganggap apa yang Irena sampaikan sebagai pemikiran yang sesat dan anti-Kristus.

Tiap Malam
Kebiasaan mengkaji Alquran ia teruskan setiap malam. ”Dari awalnya sekadar meneliti, kemudian membenarkan, dan akhirnya saya semakin kagum,” ungkapnya. Ia pun memutuskan keluar dari biara.

Sekeluarnya dari biara, Irena mencari ustaz yang dianggap bisa membimbingnya untuk mempelajari Islam lebih jauh lagi sebelum memutuskan masuk Islam. Kala itu, tahun 1983, ia mendapat bimbingan dari KH Ahmad Sujai (Alm) dan KH Misbach (Alm), ketua MUI Jawa Timur.

Dari penjelasan sederhana mengenai Islam yang diperolehnya dari kedua ustaz tersebut, dengan mantap akhirnya Irena memutuskan menjadi Muslim. Bertepatan satu hari sebelum bulan Ramadhan, ia mengucapkan dua kalimat syahadat di hadapan KH Misbach (Alm) di Masjid Al-Falah, Surabaya.

Konsekuensi dari keputusannya ini, Irena menerima makian hingga teror dari sang suami yang tetap bersikukuh memeluk agama Katolik. Dihadapkan pada pilihan itu, ia memutuskan mengakhiri biduk rumah tangganya yang sudah berjalan selama enam tahun. Meskipun demikian, toh Irena tetap mensyukuri karena ketiga buah hatinya berhasil ia selamatkan.

Kini, keislamannya sudah berjalan selama 26 tahun. Namun, hingga saat ini, ia masih kerap menerima ancaman teror dan fitnah. Ancaman teror dan fitnah, ungkapnya, tidak hanya datang dari kalangan di luar Islam, tetapi juga dari orang yang menganut Islam. Pengalaman tidak menyenangkan itu ia paparkan dalam bukunya berjudul Menyingkap Fitnah dan Teror.

Di buku itu, Irena mengungkapkan ada 31 macam teror yang pernah ia terima. Teror dan fitnah tersebut, kata dia, mulai dari menyebarkan hasutan bahwa ia seorang penyusup hingga menunjukkan surat pernyataan palsu bermaterai yang menyebutkan bahwa pada 15 November si pembuat pernyataan melihat dirinya keluar dari Katedral di Singapura dengan masih lengkap memakai salib.

Bukannya balik menyerang, justru Irena minta dipertemukan dengan si pembuat surat pernyataan. ”Yang menyebarkan surat pernyataan tadi silakan datang dengan istri dan anak-anaknya. Di sinilah, kita mubahalah (melakukan sumpah) dan disaksikan oleh MUI setempat dan diliput oleh seluruh pers.”

Berbagai teror dan fitnah yang dilancarkan terhadap dirinya ini tidak lantas membuat Irena berhenti untuk menyerukan ajaran Islam. Bahkan, hal tersebut membuatnya terpacu untuk terus melakukan dakwah, baik melalui lisan maupun tulisan. ”Saya anggap itu semua untuk mengurangi dosa saya,” ujarnya.

Dengan berbagai macam ujian dan peristiwa yang dialaminya semenjak memutuskan menerima Islam, justru ia merasakan hidup yang dijalaninya semakin indah, semakin mulia, dan semakin ia mensyukuri. Ia akhirnya sampai pada suatu simpulan, ”Kalau ingin menjadi manusia seutuhnya, dia bisa melaksanakan fungsi kemanusiaannya dengan baik. Satu-satunya cara adalah menjadi Islam.”

Dalam pandangannya, manusia tanpa Alquran belumlah sempurna. Kesempurnaan itu akan terjadi ketika hamba Allah ini menjadikan Alquran sebagai panduan hidup. ”Yang kita lihat di Tanah Air kita, banyak yang sudah ber-KTP Islam, tapi Alquran belum sebagai panduan hidupnya,” ucapnya. (nidia zuraya)

Sumber : Swaramuslim.net