Rabu, Februari 04, 2009

Sepatu


Sepatu

Sore itu, udara sangat dingin di New York. Hari ini, senja yang kedua di bulan Desember. Seorang bocah, kira-kira 10 tahun, berdiri di depan sebuah toko sepatu. Kakinya telanjang, tanpa alas kaki, menatap harap dari balik kaca etalase, menggigil dalam dingin yang menusuk.

Seorang wanita menghampirinya, dan berkata, "Hai kawan kecil, mengapa kamu ada disini?. "Ada apa dengan kaca-kaca itu?" Tanyanya lagi.

Anak itu menjawab, "Aku sedang berdoa kepada Tuhan untuk memberikanku sepasang sepatu." Badannya kembali bergetar-getar menahan dingin angin Desember yang keras.

Lalu, wanita itu menggandeng tangannya, dan mengajaknya masuk ke toko sepatu. Ia lalu meminta pelayan untuk memberikannya sepasang sepatu, serta beberapa kaus kaki untuk bocah tadi. Wanita itu juga meminta pelayan untuk menyiapkan sebaskom air hangat, dan handuk kering untuknya. Tak lama kemudian, semua pesanannya tersedia.

Wanita itu lalu membawa sobat kecilnya ke belakang toko. Ia membuka kedua sarung tangannya, berlutut, dan membersihkan kaki anak itu dengan air, lalu membasuhnya dengan handuk kering.

Diambilnya juga sepasang kaus kaki. Perlahan, dimasukkannya benda itu ke kaki-kaki kecil, dan dirapikannya kuat-kuat. Bocah tadi tersenyum, sambil memegang erat bahu sang penolongnya itu. Ia tampak senang sekali. Sang wanita bertanya, "Bagaimana, kamu lebih hangat sekarang?". Anak itu kembali tersenyum.

Setelah selesai, sang wanita lalu mengecup kening bocah tadi, dan mulai memandangi wajah kecil di depannya. Dengan air mata yang berlinang, dan mata yang berbinar, anak itu bertanya, "Apakah Ibu, istrinya Tuhan?. Sang wanita kembali tersenyum dan mengecup kening bocah itu sekali lagi.

~Author Unknown

Teman, ada hal-hal luar biasa yang hadir dalam keseharian kita. Ada banyak kesempatan untuk kita berbuat baik. Setidaknya, kita bisa memberikan lebih banyak kehangatan buat orang lain di sekitar kita. Sampaikanlah "sepatu" dan "kaus kaki hangat" itu ke sekitar kita, dan semoga, kita akan mendapat balasan yang lebih baik dari-Nya. Amin.