Rabu, Februari 10, 2010

Catatan Seorang Shabat

ya... semua pernah seperti ini...

Bukankah...

Setiap orang di dunia ini pernah memiliki salah dan masa lalu yang kelam...
Setiap orang di dunia ini pernah merasa benci dan muak melihat kesalahan mereka...
Setiap orang di dunia ini pernah ingin memakai topeng terbaik dalam hidupnya walau harus meminjam topeng orang lain...

Bukankah kita pernah begitu...

Bukankah, aku atau dirimu pernah merasa sakit hati yang terlalu dalam sehingga setiap kali kau mengingat nama atau kejadian itu atau hari itu dadamu merasa sesak karena memendam amarah...
Bukankah, aku atau dirimu pernah ingin membuang masa lalu dan seandainya bisa menghapus memori kelam itu...
Bukankah, aku atau dirimu pernah sangat kecewa dengan seseorang yang kita percaya dalam hidup ini atau merasa di khianati olehnya...

Ya, rasa itu ada dalam hati, susah untuk di hapus, dan menganggapnya tak ada...

Tapi...

Bukankah selalu ada kata maaf, yang aku atau dirimu terima untuk semua itu...
Bukankah selalu ada perbaikan yang mengganti semua keburukan itu...
Bukankah selalu ada senyum dan bahagia yang menutupi semua rasa sakit hati dan kecewa, amarah dan benci, muak dan menyesal...


BUKANKAH SELALU ADA KEBAHAGIAAN YANG ADA DI DALAM SETIAP CERITA YANG AKU ATAU KAMU LALUI...

Bukankah 2 tangan lebih baik daripada 1...
Atau mungkin, perdamaian daripada tengkar tak ada ujung...
Atau mungkin, penyesalan digantikan oleh penebusan...
Atau mungkin yang lainnya...

SEE THE PROBLEM FROM THE OTHER SIDE AND YOU’LL LEARNING THE BEST GIFT FROM IT...

Selama ada maaf, cinta, dan kasih,
Bukankah itu lebih dari cukup untuk mengubur rasa terburuk yang ada...
Yang harus kau lihat bukanlah apa yang telah mereka lakukan, tapi apa yang telah kau lakukan sehingga dia menyakitimu...
Terkecuali, dia memang tak pantas bagimu...

Aku, ya, aku, aku percaya...

Semua badai akan berlalu, terganti dengan cuaca musim semi...
Setiap ulat butuh waktu untuk menjadi kupu-kupu yang cantik...
Setiap manusia butuh proses untuk mendapatkan kebahagiaannya, entah itu dia harus menangis, terluka, bahkan dia harus merelakan rasa sakit yang pernah ada...

KARENA SEGALA SESUATU PASTI INDAH KALA WAKTUNYA...

========= end of note =========================

Nb :
Untuk Orang Tua q yang pernah mengajarkanku bahwa jangan pernah menyerah karena manusia hanya bisa berdoa dan melakukan yang terbaik, Allah yang mengaturnya...

Untuk Orang Tua q yang mengajarkanku untuk bersabar dan ikhlas dalam setiap cobaan yang datang dan membuat airmata menutupi senyum...

Untuk Orang Tua q yang mengajarkan jikalau pasanganmu atau orang lain berlaku keburukan jangan pernah kau membalasnya dengan hal serupa karena itu mengartikan bahwa kau sama buruknya...

Allah bisa memaafkan umatnya sekalipun dia berdosa besar, mengapa kita tidak... Untuk mengajarkan bahwa jangan pernah berburuk sangka terhadap Allah dan orang yang telah menyakitimu, mungkin saja hanya dengan cara itu yang membuatmu kembali berjuang mencari kebahagiaan

(Pengirim : Afdoal)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar