Jumat, Januari 22, 2010

Cerita, "Penjual Ikan Dan Papan Pengumuman"

Seseorang mulai berjualan ikan segar dipasar. Ia memasang papan pengumuman bertuliskan "Disini Jual Ikan Segar"

Tidak lama kemudian datanglah seorang pengunjung yang menanyakan tentang tulisannya. "Mengapa kau tuliskan kata :DISINI ? Bukankah semua orang sudah tau kalau kau berjualan DISINI , bukan DISANA?"

"Benar juga!" pikir si penjual ikan, lalu dihapusnya kata "DISINI" dan tinggallah tulisan "JUAL IKAN SEGAR".

Tidak lama kemudian datang pengunjung kedua yang juga menanyakan tulisannya.

"Mengapa kau pakai kata SEGAR ? bukankah semua orang sudah tau kalau yang kau jual adalah ikan segar, bukan ikan busuk?"

"Benar juga" pikir si penjual ikan, lalu dihapusnya kata "SEGAR" dan
tinggallah tulisan "JUAL IKAN"

Sesaat kemudian datanglah pengunjung ke tiga yang juga menanyakan
tulisannya : "Mengapa kau tulis kata JUAL? Bukankah semua orang sudah tau kalau ikan ini untuk dijual, bukan dipamerkan?"

Benar juga pikir si penjual ikan,, lalu dihapusnya kata JUAL dan tinggalah
tulisan "IKAN"

Selang beberapa waktu kemudian, datang pengunjung ke 4, yang juga menanyakan tulisannya : "Mengapa kau tulis kata IKAN?, bukankah semua orang sudah tau kalau ini Ikan bukan Daging?"

"Benar juga" pikir si penjual ikan, lalu diturunkannya papan pengumuman itu.

Bila kita ingin memuaskan semua orang, kita takkan mendapatkan apa-apa !

Note :
kadang kala pendapat orang berbeda dengan pendapat kita, dan bila kita hanya ingin memuaskan semua org kadang kita harus mengabaikan keinginan hati kita. jadi kadang kala dengar lah kata hati kita tanpa perlu mendengarkan org lain
--------
sebagai manusia biasa, kita emang ga isa bikin semua orang bahagia
terkadang, keinginan kita untuk memuaskan orang lain akhir'na membuat kita tidak mendapatkan apa2



Tidak ada komentar:

Posting Komentar