Jumat, Maret 27, 2009

SAHABAT


SAHABAT


Alangkah indah hidup ini dalam rengkuhan persahabatan sejati.
Anyaman ukhuwah yang tersimpul rapi
dengan pernik-pernik yang jauh dari dimensi jasady
Justru sentuhan-sentuhan ukhrawi sangat kental terasa.

Satu hal yang membuat kita berbeda memang,
kenyataan fitrah dan terkadang fitnah,
akan runtutan Adam dan Hawa
yang didalamnya memuat jurang-jurang rasa.

Sahabat,
Bagaimana aku hendak membalas budi baikmu.
Motivasimu yang tiada pernah henti,
memicu diri untuk tidak sepi dari inovasi.
Keceriaan ukhuwah yang kau tawarkan,
membangkitkan seri tatkala diri lesu dan tiada berdaya.

Sahabat,
Sebuah azzam diri dan permintaan seluruh,
samakan dan sematkan doa,
agar tetap tegar dan istiqomah,
terlepas dari jebakan rasa.
Mampu mengemban amanah sebagai seorang sahabat dari sahabat lain
untuk tidak mengkhianati persahabatan atau ukhuwah
hanya karena “rasa”,
selamatkan hati dari kenistaan duniawi.
Allah-lah yang pantas untuk dicintai.

Wahai segala jiwa mari suburkan semula hati-hati yang mulai gersang.
Ingatlah bahwa gerak diri bermula dari hati.
Bukankah tarbiyah umat membutuhkan hatimu?
Sahabat,
Alangkah indah hidup ini dalam rengkuhan persahabatan sejati.