Sabtu, Mei 30, 2009

Perselingkuhan dan Pembunuhan



Perselingkuhan dan Pembunuhan

Hmm... mungkin kata perselingkuhan agak populer tahun lalu, dari mulai gosip-gosip artis (bukan berarti penggemar gosip lho, ^_^), juga lagu-lagu pop indonesia yang bertemakan perselingkuhan, mungkin masih banyak juga saat ini yang mengarang lagu tentang perselingkuhan.

Sebetulnya saya cuma ingin bercerita tentang kisah nyata, kebetulan kejadian tersebut menimpa teman dari teman saya, la dia itu punya kakek, la kakeknya itu saudara sepupu... (maaf, lebay ya? becanda he he) , ya teman saya tepatnya. Sebenarnya saya tidak terlalu dekat dengan dia, dan saya mendapat cerita ini dari sobatnya yang mana sobatku juga. Jadi ceritanya Dia saat itu dilanda stress berat, pikirannya tertekan. Dia hanya terdiam, merenung sendiri. Dan jikalau saya menjadi dia dan tertimpa masalah yang sama, mungkin saya juga akan seperti itu.

Jadi penyebab tekanan pikirannya adalah karena ayah dari teman saya itu telah meninggal dibunuh. Pembunuhan sadis, di gorok lehernya, dan beliau di masukan dalam sumur. Beliau ditemukan oleh orang yang sedang menimba air sumur, dan yang terangkat adalah air bercampur darah. Sebenarnya saya merasa miris untuk menuliskan semua ini, akan tetapi Insya Allah ada hikmah besar dibalik kejadian ini, maka saya memberanikan untuk menuliskannya.

Yang lebih mengenaskan adalah dalang dari pembunuhan ini, mungkin Allah akan sangat dan teramat sangat murka dengan dalang pembunuh ini (kalo dia tidak tobat dengan sebenar-benarnya), karena setelah polisi menyelidiki, ternyata dalang dibalik pembunuhan tersebut adalah istrinya, Na'udzubillahimindzalik. Bergetar hati ini mendengarnya, dan pikiranku bertanya-tanya di kepalaku, kok tega-teganya....!

Penyelidikan berlanjut, dan ternyata motif dari pembunuhan adalah untuk melegalkan perselingkuhan sang istri. Pria selingkuhannyalah yang membunuh suaminya, atas perintah sang istri. Menurut info, sang istri kecewa terhadap suaminya yang menderita sakit gula, sehingga tidak bisa lagi memberikan "kepuasan" biologis terhadap istri. Duh...Hanya karena itu?? Marah diri ini ketika mendengarnya, dan saat itu aku membayangkan dalam posisi sebagai anaknya.

Sahabatku, inilah realita kehidupan di dunia ini, dan saya cukup merasakan, karena yang tertimpa adalah temanku sendiri, mungkin cerita seperti ini juga banyak di berita-berita kriminal, akan tetapi terasa berbeda ketika yang tertimpa itu adalah kenalan kita.

Sahabatku, ketika keluarga tidak dibangun dengan pondasi iman yang baik, maka itulah yang akan terjadi, mereka lupa akan adzab Allah yang pedih, mereka lupa bahwa Allah selalu menatapnya, mereka lupa setiap perbuatan walaupun sekecil apapun pasti akan dipertanggung jawabkan langsung kepada Allah. Hanya untuk kesenangan sesaat mereka lupa akan semua itu.

Sahabatku, akupun teringat mengapa Rosulullah menekankan kita untuk memilih jodoh dari dien-nya (agama) dahulu. Mungkin inilah jawabannya ketika kita memilih jodoh hanya dari paras wajahnya, hartanya, tapi melupakan imannya.

Saat ini sang istri telah mendekap di penjara, saya tidak tau berapa tahun dia dipenjara, yang jelas, Insya Allah ada hikmah yang dapat saya ambil dari cerita ini, mungkin anda juga.

Jazakumullah telah membaca cerita saya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar