peluang usaha

Sabtu, Maret 28, 2009

5 KUNCI PENGOKOH JIWA PENENANG BATHIN



5 KUNCI PENGOKOH JIWA PENENANG BATHIN
DALAM MENGARUNGI PERSOALAN HIDUP

( K.H. ABDULLAH GYMNASTIAR )


AKU HARUS SIAP MENGHADAPI HIDUP INI , APAPUN YANG TERJADI
- Hidup di dunia ini hanya satu kali , aku tak boleh gagal dan sia – sia tanpa guna .
- Tugasku adalah menyempurnakan niat dan ikhtiar , perkara apapun yang terjadi kuserahkan kepada Alloh Yang Maha Tahu yang terbaik bagiku .
- Aku harus selalu sadar sepenuhnya bahwa yang terbaik bagiku menurutku belum tentu yang terbaik menurut Alloh SWT . Bahkan sangat mungkin aku terkecoh oleh keinginan dan harapanku sendiri.
- Pengetahuanku tentang diriku atau tentang apapun amat terbatas sedangkan pengetahuan Alloh menyelimuti segalanya , Dia tahu awal, akhir dan segala – galanya .
- Sekali lagi betapapun aku sangat menginginkan sesuatu , tetap hatiku harus kupersiapkan untuk menghadapi kenyataan yang tak sesuai dengan harapanku . Karena mungkin itulah yang terbaik bagiku .

AKU HARUS RELA DENGAN KENYATAAN YANG TERJADI

- Bila sesuatu terjadi , ya … inilah kenyataan dan episode hidup yang harus kujalani .
- Aku harus menikmatinya , dan aku tak boleh larut dalam kekecewaan berlama – lama , kecewa , dongkol , sakit hati tak akan merobah apapun selain menyengsarakan diriku sendiri , dongkol begini , tak dongkol juga tetap begini .
- Hatiku harus realistis menerima kenyataan yang ada , namun tubuh serta pikiranku harus tetap bekerja keras mengatasi dan menyelesaikan masalah ini .
- Bila nasi telah menjadi bubur , maka aku harus mencari ayam , cakweh , kacang polong , kecap , sledri , bawang goreng dan sambal agar bubur ayam spesial tetap dapat kunikmati .

AKU TAK BOLEH MEMPERSULIT DIRI
- Aku harus yakin bahwa hidup ini bagai siang dan malam pasti silih berganti . Tak mungkin siang terus – menerus dan tak mungkin malam terus – menerus , pasti setiap kesenangan ada ujungnya begitupun masalah yang menimpaku pasti ada akhirnya , aku harus sangat sabar menghadapinya .
- Akupun harus yakin bahwa setiap musibah terjadi dengan ijin Alloh Yang Maha Adil , pasti sudah diukur dengan sangat cermat oleh-Nya tak mungkin melampaui batas kemampuanku , karena Dia tak pernah mendzolimi hamba – hamba-Nya .
- Aku tak boleh mendzolimi diriku sendiri , dengan pikiran buruk yang mempersulit dan menyengsarakan diri , pikiranku harus tetap jernih , terkendali , tenang dan proporsional , aku tak boleh terjebak mendramatisir masalah .
- Aku harus berani menghadapi persoalan demi persoalan , tak boleh lari dari kenyataan , karena lari sama sekali tak menyelesaikan bahkan sebaliknya hanya akan menambah masalah . Semua harus dengan tegar kuhadapi dengan baik , aku tak boleh menyerah , aku tak boleh kalah .
- Mesti segala sesuatu akan ada akhirnya , begitupun persoalan yang kuhadapi seberat apapun seperti yang dijanjikan Alloh “Fainnama’al usri yusron inna ma’al ‘usri yusron” dan sesungguhnya bersama kesulitan itu pasti ada kemudahan , bersama kesulitan itu pasti ada kemudahan . Janji yang tak pernah mungkin dipungkiri Alloh SWT .

EVALUASI DIRI
- Segala yang terjadi mutlak adalah ijin Alloh SWT , dan Alloh tak mungkin berbuat sesuatu yang sia – sia .
- Pasti ada hikmah dibalik setiap kejadian , sepahit apapun pasti ada kebaikan yang terkandung didalamnya , bila disikapi dengan sabar dan benar .
- Harus kurenungkan mengapa Alloh menakdirkan semua ini menimpaku , bisa jadi peringatan atas dosa – dosa kita , kelalaianku atau mungkin , saat kenaikan kedudukanku di sisi Alloh .
- Mungkin aku harus berfikir keras untuk menemukan kesalahan yang harus kuperbaiki .
- Setiap kejadian bagai cermin pribadiku , aku tak boleh gentar dengan kekurangan dan kesalahan yang telah terjadi , yang penting kini aku mengetahui diriku yang sebenarnya dan aku bertekad sekuat tenaga untuk memperbaikinya , Alloh Maha Pengampun dan Maha Penerima Taubat .

ALLOH-LAH SATU – SATUNYA PENOLONG KU
- Aku harus yakin kalaupun bergabung seluruh manusia dan jin untuk menolongku tak mungkin terjadi apapun tanpa ijin-Nya .
- Hatiku harus bulat total dan yakin seyakin – yakinnya , bahwa hanya Alloh-lah satu – satunya yang dapat menolong memberi jalan keluar terbaik dari setiap urusan .
- Tidak ada yang mustahil bagi-Nya , karena segala – galanya adalah milik-Nya dan sepenuhnya dalam kekuasaan-Nya .
- Tak ada yang dapat menghalangi jikalau Dia akan menolong hamba-hamba-Nya , - Dia-lah yang mengatur segala sebab datangnya pertolongan-Nya .
Oleh karena itu aku harus benar – benar berjuang , berikhtiar untuk mendekati-Nya dengan mengamalkan apapun yang disukai-Nya dan melepaskan hati ini dari ketergantungan selain-Nya , karena selain Dia hanyalah sekedar makhluk yang tak berdaya tanpa kekuatan dari-Nya .
- Ingatlah selalu janji-Nya “Barangsiapa yang bertaqwa kepada-Ku , niscaya Ku beri jalan keluar dari setiap urusannya dan Kuberi rizki / pertolongan dari tempat yang tak terduga , dan barangsiapa yang bertawakal kepada-Ku , niscaya akan kucukupi segala kebutuhannya.” (At-Thalaq:2-3)